PALEMBANG — Sriwijaya FC punya modal berharga jelang laga perdana kompetisi Liga 1 Indonesia 2017 melawan Semen Padang, Senin (17/4) malam di stadion H Agus Salim Padang. Salah satu senjata utama Kabau Sirah dalam beberapa musim terakhir yakni Nur Iskandar saat ini sudah berganti kostum dan menjadi bagian tim laskar wong kito.

Pelatih Semen Padang, Nil Maizar sendiri menyebut mantan anak asuhnya tersebut memang memiliki kualitas baik dan layak mendapat predikat top assist di kompetisi Torabika Soccer Championship (TSC) 2016. “Sedikit banyak Nur pasti sudah tahu mengenai kekuatan kami, namun kami berharap semua bocorannya nanti salah,” ujarnya saat dihubungi Minggu, (17/4) siang.

Selain Nur, Nil juga menyebut trio legiun asing SFC juga harus diwaspadai saat kedua tim bentrok nantinya. “Peran Yu sangat vital dan saya juga sangat tahu permainannya, sementara dua Brasil SFC juga tajam serta berbahaya,” tambahnya.

Sementara itu, Nur sendiri enggan berkomentar banyak mengenai pertemuannya dengan mantan klubnya ini. “Saya sangat respek dengan Semen Padang, namun di laga nanti tentu saya harus profesional. Yang jelas fokus saya adalah bagaimana membantu tim meraih kemenangan nantinya,” jelasnya singkat.
Di tim SFC saat ini, selain Nur Iskandar juga ada beberapa pemain lainnya yang juga punya hubungan emosional dengan Padang. Misalnya Yu Hyun Koo yang juga pernah bermain selama 5 musim di tanah Minang.

“Padang selalu punya tempat di hati saya, tapi ini sepakbola profesional dan SFC tim saya sekarang. Meski banyak punya sahabat, tetapi saya pastikan di lapangan nanti semuanya lawan yang harus kami kalahkan,” ujar Yu Hyun Koo.

Selain 2 nama ini, ada juga sosok Bobby Satria dan Teja Paku Alam yang juga memiliki darah Minang. Bahkan Bobby Satria membantu tim mencarikan tempat latihan saat tiba di Padang, Sabtu (15/4) lalu. Sempat kesulitan mencari tempat latihan, SFC akhirnya bisa berlatih di lapangan Tabing Padang yang pemiliknya merupakan paman Bobby Satria. (dedi)

Artikel Terkait