Laskarwongkito.com-Laga berat menanti Sriwijaya FC saat harus menantang Persib Bandung, Sabtu (4/8) sore di stadion Gelora Bandung Lautan Api dalam lanjutan kompetisi Liga 1 Indonesia 2018. Tidak hanya bertemu pemuncak klasemen sementara, laskar wong kito juga harus menghadapi teror dari puluhan ribu bobotoh yang selama ini terkenal selalu memadati laga kandang Maung Bandung.
Namun SFC sendiri punya keuntungan jelang laga ini karena tuan rumah tidak dapat memainkan skuad terbaiknya. Setelah lebih dulu kehilangan Bojan Malisic dan Hariono karena terkena sanksi larangan bermain dari Komdis PSSI, kini Persib juga dipastikan tidak akan diperkuat Esheciel Nduasel yang baru saja mendapat hukuman serupa.
Namun hal ini ditepis Subangkit sebagai sebuah keuntungan bagi pihaknya. Menurutnya absennya Ezheciel yang berstatus sebagai top skor sementara Liga 1 Indonesia 2018 tidak akan berpengaruh banyak bagi Persib Bandung di laga ini nantinya.
“Saya pikir Persib kekuatannya tidak akan berkurang meski ada pemainnya yang absen, termasuk juga Ezcehiel. Pekan lalu mereka sudah menunjukkan kualitasnya dan tidak diperkuat 3 pemain yang akan absen melawan SFC namun tetap mampu memenangkan pertandingan,” tegasnya.
Subangkit pun menyebut kondisi internal timnya tidak mengalami masalah dan siap berjuang keras mewujudkan target mencuri poin di kandang Persib. “Memang ada sedikit masalah di awal, namun kini saya pikir sudah selesai. Kemenangan atas Borneo kemarin pun sangat mengangkat moral bertanding pemain,” tegasnya.
Sementara itu, pelatih Persib Mario Gomes mengaku sangat heran dengan keputusan Komdis PSSI yang melarang Ezheciel bermain di laga ini. Pelatih asal Argentina ini pun teran-terangan menuding sejumlah pihak tidak menyukai Persib dan menghalangi timnya berprestasi di Liga Indonesia.
“Kami selalu dirugikan, tapi tidak dengan Persija, Arema atau Madura. Setelah kami protes memang pemain Persija yang meludahi lawan dihukum, namun sekaranh dia sudah tidak di Indonesia. Komdis hanya bisa denda, denda, denda, tapi sebelumnya tidak ada ruang untuk pembelaan. Pemain, pelatih, asisten, seharusnya didenda untuk satu kasus tapi sebelumnya perlihatkan apa yang menjadi dasar putusan itu, seperti perlihatkan videonya dan kita bisa bicara,” bebernya.
Terkait laga melawan SFC, Gomes juga menegaskan pihaknya enggan meremehkan tim asal Sumatera ini walau sekarang kehilangan banyak pemain. “Mereka sudah berbenah dan di laga terakhir mampu menang, lini depannya juga masih dihuni pemain yang berbahaya. Namun saya hanua akan fokus ke tim sendiri, yang jelas Persib harus membayar kekalahan di putaran pertama lalu,” pungkasnya. (win)

RelatedPost