PALEMBANG — Dinas Komunikasi dan Informatika Sumatera Selatan menyatakan akan terus menggencarkan sosialisasi Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Ormas menyusul pembubaran Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) oleh Pemerintah.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sumatera Selatan, Farhat Syukri, Farhat di Palembang, Selasa (25/7) mengatakan bahwa sosialiasi sementara ini lebih difokuskan melalui sarana media internet dan media sosial yang dimiliki oleh Kominfo dan akan berlanjut dengan sosialisasi melalui media lainnya.

Farhat mengungkapkan, penggunaan media sosial memang rentan disalahgunakan untuk kepentingan pihak mengancam persatauan dan kesatuan bangsa. Oleh karenanya, Kominfo terus akan melakukan sosialisasi kepada pengguna internet agar memahami aturan yang berlaku seperti yang diatur dalam UU ITE.

“Kami juga fokus menginformasikan kepada pengguna internet agar patuh pada aturan. Sekarang ada UU ITE, jadi masyarakat dapat menggunakan internet dengan benar,” jelasnya.

Menurut Farhat, Pemerintah telah bersikap tegas terhadap penyalahgunaan aplikasi yang dianggap mengancam kemanan seperti melakukan pemblokiran aplikasi telegeram yang dilaklukan belum lama ini. Namun disaat yang sama, Pemerintah juga mengajak masyarakat untuk menggunakan media sosial secara positif.

“Salah satu caranya dengan melibatkan untuk sosialiasi program pemerintah seperti turut menyosialisasikan Asian Games untuk digencarkan melalui media sosial.” tutupnya. (juniara)

RelatedPost