Palembang- Jangan ragukan Palembang, itulah kata yang disampaikan Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin kepada para awak media saat menghadiri acara makan malam bersama Journalist Asian Games 2018 Media Forum, di Ballroom Hotel Aryaduta Palembang, Senin malam (17/11).

Kegiatan yang digelar Panitia Pelaksana Asian Games 2018 (INASGOC) tersebut menghadirkan perwakilan media dari 22 negara Asia dan puluhan wartawan media nasional, bertujuan untuk menyebarkan informasi menyeluruh kesiapan Palembang, Sumsel dalam penyelenggaraan pesta olahraga bangsa Asia tersebut.

Hadir juga dalam kesempatan ini, OCA Member of Media Commitee, Mr. Tonny Maraidass, Plt. Deputy 1 Inasgoc, Harry Warganegara, Direktur Broadcast, Linda N Wahyudi, serta Koordinator Media and Publik Relations, Ratna Irsana.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Alex Noerdin menyampaikan banyak hal tentang persiapan penyelenggaraan Asian Games 2018 di Palembang. Menurutnya, semua fasilitas penunjang Asian Games di Palembang di targetkan akan selesai akhir Desember tahun 2017, kecuali beberapa fasilitas lainnnya seperti gedung convention hall dan Light Rail Transhit (LRT).

“LRT misalnya yang paling menarik perhatian akan selesai bulan Februari, dia perlu 3 bulan sampai 4 bulan untuk kondisioning, full operation bulan Juni 2018. Tapi yang lain seperti venue Rowing the bast in the word akan selesai Desember tahun ini,” ungkapnya.

Terkait fasilitas atlet village, Alex mengatakan bahwa saat ini sudah ada 8 tower yang sudah siap dan dapat menampung lebih dari 3500 orang atlet. Selain itu, sedang dikerjakan 6 tower lagi Rusunawa targetnya selesai Juni 2018. Menurutnya, jika semua sudah selesai dibangun dapat menampung sekitar 6000 orang atlet.

“Insa Allah pada saat Asian Games nanti tidak ada bau cat lagi, tidak seperti di Olimpiade Brazil yang atlet villagenya masih bau cat, kalau di kita tidak, insa Allah,” ujarnya.

Mengenai anggaran dana yang dihabisakan untuk persiapan Asian Games Palembang, Alex Noerdin mengatakan bahwa Pemerintah Sumsel tidak banyak menggunakan dana APBD karena APBD Sumsel fokus ke hal lain seperti program sekolah gratis, berobat gratis, perbaikan infrastruktur dan lainnya.

Melainkan, Asian Games sendiri menjadi alasan tepat Pemerintah Sumsel untuk mendapatkan bantuan yang lebih besar, baik dari pemerintah pusat maupun bantuan dari pihak lain. Total dana yang digulirkan di Sumsel mencapai 68 triliun pada tahun 2017, dan diperkirakan meningkat lagi di tahun 2018.

“Kami tidak banyak menggunakan dana APBD tetapi kita perlukan juga dana APBD sedikit-sedikit untuk memancing. Kalau tidak kita dikatakan pelit, istilah palembangnya getah basah, tapi gak banyak APBD, karna masih dikerjakan belum di hitung berapa banyak jumlahnya,” terangnya.

Lanjut Alex, dirinya sangat menyambut baik kedatangan para awak media yang berasal dari dalam dan luar negeri di Palembang pada media forum tersebut. Karena, selain dapat mendapatkan informasi langsung, para media dapat melihat sendiri bagaimana kesiapan Asian Games di Palembang.

Dengan datang dan melihat sendiri kesiapan Asian Games di Palembang, Alex mengharapkan para awak media dapat mendukung penuh suksesnya pelaksanaan event internasional tersebut di Palembang.

“Jadi saya minta jangan di hajar terus, berikan semangat dong, saya tidak menyebut medianya. Kami juga memerlukan kritik, saran dan pendapat, tapi jangan di hajar terus, padahal Jakabaring ini kesiapannya jauh lebih siap dibanding kota lainnya,” pungkasnya. (rill)

Artikel Terkait