Manajemen Sriwijaya FC kembali menegaskan bahwa hingga saat ini belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai evaluasi terhadap pemain dan pelatih laskar wong kito usai kegagalan di turnamen Piala Jenderal Sudirman. Manajer SFC, Nasrun Umar menyatakan pihaknya tidak ingin terburu-buru dalam mengambil keputusan dan ingin menyelesaikan evaluasi menyeluruh terlebih dulu.

“Jadi tidak benar jika SFC sudah melepas secara resmi pelatih Beny Dollo atau sebaliknya sudah mendapatkan penggantinya. Memang jadwal pengumuman evaluasi sedikit mengalami kemunduran, kemungkinan paling telat akan kita sampaikan di minggu terakhir Desember ini,” jelasnya saat ditemui Rabu (17/12) siang.

Namun dirinya tidak menyangkal bahwa pihaknya akan melakukan pengurangan jumlah asisten pelatih SFC kedepannya. Saat berlaga di kompetisi Qatar National Bank (QNB) League 2015 dan turnamen Piala Jenderal Sudirman lalu, Bendol didampingi 2 asisten pelatih, 1 pelatih kiper dan 1 pelatih fisik.

“Kemungkinan nanti pelatih kepala SFC hanya akan dibantu 1 asisten pelatih saja untuk efisiensi. Tapi ini baru usulan dan masih kita kaji, karena tentu saja tidak bisa memutuskan sendiri,” ujar kepala dinas Perhubungan dan Kominfo Sumsel ini. Posisi asisten pelatih SFC sendiri terakhir ditempati oleh Hendri Susilo dan Hartono Ruslan.

Terkait posisi pelatih fisik, Nasrun pun mengatakan mengincar peluang untuk menarik kembali sosok Keith Kayamba Gumbs, legenda hidup SFC yang saat ini sudah gantung sepatu dan berdomisili di Australia. Kayamba sendiri memang sudah memiliki lisensi kepelatihan fisik dan dinilai mampu mengisi posisi tersebut.

Saat terakhir kali menjuarai kompetisi Indonesian Super League di musim 2011/2012, penyerang yang merupakan top skor abadi SFC ini juga memiliki jabatan rangkap yakni sebagai pemain dan asisten pelatih fisik.

“Komunikasi sedang kita jajaki, namun sekali lagi kita dalam posisi tawar yang tidak ideal karena Indonesia masih terkena sanksi FIFA dan itu menjadi alasan pemain atau pelatih asing enggan menerima tawaran kita. Namun SFC terus akan mencoba dan semoga hasilnya positif,” pungkasnya.

Sementara itu, saat dikonfirmasi Keith Kayamba mengaku tersanjung mendapat tawaran dari manajemen SFC ini. “Ini sebuah kehormatan untuk saya dan saya sangat senang mendengarnya, semoga hal ini bisa terwujud nanti. Tetapi memang semua perlu pembicaraan lebih intens, saya pun ingin mendengar terlebih dulu kondisi sepakbola di Indonesia saat ini,” jelas Kayamba melalui emailnya.