PALEMBANG — Asa Sriwijaya FC untuk melihat Keith Kayamba masuk ke dalam skuad kepelatihan laskar wong kito untuk musim depan sepertinya sudah tertutup. Legenda hidup sekaligus top skor sepanjang masa SFC menegaskan hal tersebut saat berpamitan pulang ke Australia, Kamis (23/11) sore.

Menurutnya, faktor keluarga menjadi pertimbangan utamanya saat memutuskan menolak posisi di staf pelatih yang sudah ditawarkan oleh manajemen SFC untuk musim depan. Sebelum bertolak ke Bandara SMB II Palembang, pemain asal Saint Keith and Nevis ini pun menyebut bahwa dirinya telah bertemu dengan manajemen SFC dan menyampaikan sejumlah masukan penting untuk musim depan.
Salah satu yang menjadi sorotannya adalah bursa transfer kali ini dimana sejumlah pemain sudah mulai dikaitkan dengan klub kebanggaan masyarakat Sumsel. “Saya kira semua pemain sama saja, dimanapun mereka bermain tentu harus memberikan penampilan yang terbaik. Tetapi jika mereka mau bergabung di SFC, itu saja tidak cukup. Mereka juga mesti punya hati, mau mati di lapangan untuk tim ini, apa yang sudah diraih tim selama ini bukan karena pemai bintang, tetapi karena seluruh skuad mau kerja keras dan kompak,” jelasnya.
Dirinya pun menyebut juga telah memberikan masukan kepada pelatih yang disebut-sebut akan menangani SFC kedepannya. “Tapi hanya ngobrol biasa, SFC ini salah satu tim besar di Indonesia, sudah lama tanpa gelar dan saya berharap musim depan kerinduan ini bisa terobati. Minimal 3 besar, saya berharap siapapun pemain baru yang datang nanti benar mau membantu, kerja keras dan beri yang terbaik di lapangan dan luar lapangan. Selain itu harus mau bantu pemain muda SFC yang punya potensi kedepannya,” pesannya.
Pulang Bawa Hadiah Untuk Sang Anak
Saat pulang, Keith Kayamba sendiri terlihat tidak terlalu membawa banyak barang, namun ada 1 tas khusus yang ditentengnya sendiri. Menurutnya, tas tersebut memang berisi oleh-oleh yang nanti akan diberikan kepada sang anak Nayaka, putra pertamanya yang memang sangat dekat dengannya.
“Saya kemarin beli skateboard di Palembang Icon, dia memang tidak meminta tetapi saya tahu dia pasti suka hadiah ini. Saya sudah sangat rindu dengan keluarga, memang kemajuan teknologi bisa video call atau skype. Tapi itu semua tidak cukup, saya juga harus pulang karena tidak lama lagi istri akan melahirkan anak ketiga, tentu saya tidak boleh jauh dari mereka,” pungkasnya. (dedi)

Artikel Terkait