LUBUK LINGGAU — Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin menginstruksikan kepada kepala daerah Kabupaten/Kota di Sumsel untuk memerintahkan seluruh organisasi perangkat daerah masing-masing agar mensinkronkan program kerja yang dijalankan dengan program kerja Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK).
Menurut Alex, hal ini sesuai dengan pesan dalam amanat tertulis Ketua TP-PKK Pusat yang menghimbau dan mengajak kepada jajaran pemerintah Kabupaten/Kota untuk dapat memfasilitasi TP-PKK dalam rangka pelaksanaan 10 program pokok PKK melalui kegiatan kemasyarakatan, khususnya berkaitan dengan pemberdayaan perempuan.
“Perintahkan keseluruh kepala organisasi perangkat daerah masing-masing agar program PKK dapat disingkronkan dengan program organisasi perangkat daerah. Kalau dikerjakan bersama PKK Pasti hasilnya akan lebih baik. Jadi mana program PKK yang sejalan kerjasamakan,” pinta Alex.
Hal ini disampaikan Gubernur Alex Noerdin saat menghadiri peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke 45 tingkat Provinsi Sumsel tahun 2017 dan pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) XIV di Gedung Kesenian Sebiduk Semare Kota Lubuk Linggau, Sabtu (20/5).
Dalam kesempatan ini, Gubernur Alex Noerdin juga menyampaikan bahwa PKK telah berkontribusi dalam melakukan perubahan pada masyarakat kearah yang lebih baik. Disamping itu, PKK dituntut terus berperan aktif mendukung keberdayaan masyarakat dalam mendayagunakan potensi untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian masyarakat, serta melalui gerakan pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga (PKK) dengan 10 program pokok PKK bertujuan untuk memberdayakan keluarga dalam mencapai kesejahteraan keluarga.
Menurutnya, PKK sebagai gerakan dari oleh dan untuk masyarakat diharapkan membantu masyarakat dan sekaligus menjadi pilar keluarga dalam peningkatan kesejahteraan. Keberhasilan PKK dalam menanggulangi tantangan memerlukan tekad, semangat dan rasa percaya diri dari PKK itu sendiri serta dukungan dari seluruh komponen baik penyelenggara pemerintahan maupun masyarakat.
“Harapan saya momentum ini bermanfaat untuk mempererat kebersamaan melalui peran nyata dalam berbagai aktivitas dalam upaya menjadikan masyarakat sejahtera” ungkap Alex.
BBGRM XIV tahun ini mengusung tema “Dengan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat Kita Dayagunakan Peran Lembaga Kemasyarakatan Desa Sebagai Mitra Pemerintah Desa Kelurahan”. Sedangkan tema Peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK ke 45 yakni “Kita Lakukan Akselerasi Program-program PKK untuk mewujudkan Visi dan Misi Gerakan PKK”.
Hadir dalam kesempatan ini, Ketua TP-PKK Provinsi Sumsel, Hj. Eliza Alex, Wali Kota Lubuk Linggau Prana Putra Sohe, Ketua TP-PKK Kota Lubuk Linggau Hj. Yetti Oktarina Prana, serta para Ketua dan anggota TP-PKK Kabupaten/Kota se-Sumsel.
Ketua TP-PKK Provinsi Sumsel Hj. Eliza Alex saat menyampaikan sambutan Ketua TP-PKK Pusat mengatakan, pencanangan BBGRM merupakan upaya menggelorakan semangat gotong royong dan peran aktif masyarakat dalam pembangunan berlandaskan keswadayaan sebagai sistem nilai sosial budaya yang telah menyatu dalam kehidupan masyarakat, agar merasa memiliki dan bertanggung jawab dalam melaksanakan, memanfaatkan dan melestarikan hasil-hasil pembangunan.
Sedangkan, peringatan HKG PKK yang selama ini dilaksanakan merupakan upaya untuk meningkatkan kualitas kehidupan keluarga, karena keluarga merupakan sendi dasar kehidupan masyarakat.
“Pelaksanaan BBGRM selama satu bulan penuh setiap tahun, dalam rangka menghidupkan nilai-nilai gotong royong yang melekat pada diri masyarakat dan secara turun temurun diwariskan dari generasi ke generasi. Dalam kehidupan keluarga, sifat gotong royong juga tercermin dari saling asah, saling asih dan saling asuh diantara anggota keluarga yang merupakan implementasi fungsi-fungsi keluarga,” ujarnya.
Dalam rangkaian kunjungan kerjanya di Kota Lubuk Linggau, Hj. Eliza Alex juga menyempatkan diri mengunjungi dan menandatangani prasasti Kampung Warna Warni Kota Lubuk Linggau. (rill)

Artikel Terkait