PALEMBANG — Raut bahagia terukir jelas di wajah Nurhayati, perempuan paruh baya yang berumur 65 tahun. Pasalnya rumah yang ia huni selama 30 akan dibedah.

Warga Jalan Lettu Karim Kadir  RT 22 RW 23 Kelurahan Karang Jaya Kecamatan Ilir Barat (IB) II, Palembang ini merupakan satu dari 24 warga beruntung yang rumahnya dibedah pada program bedah kampung oleh tim gabungan Dinas Sosial dan Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Provinsi Sumatera Selatan, Kamis (16/9).

Ia tidak hentinya mengucapkan rasa syukur karena puluhan tahun sudah, rumah yang ia tempati bersama seorang anak, menantu dan dua cucunya tidak diperbaiki meski kondisi rumahnya tidak laik huni.

“Rumah ini peninggalan orang tua dan sejak saya kecil sudah tinggal di sini. Memang belum pernah diperbaiki. Kalau hujan, atap bocor dan air masuk ke dalam. Terus juga sering banjir karena dekat sungai Musi,” katanya.

Selama ini, menurut Nurhayati, kondisi tempat tinggal yang tidak mengenakkan itu mau tidak diterimanya  karena tidak ada pilihan lain. “Kalau sudah basah semua, kami tidak  ke mana-mana dan terpaksa bertahan di sini,” kata dia.

Berdasarkan pantauan, kondisi rumah Nurhayati tampak sangat sederhana dengan berdindingkan papan, atap seng berkarat yang sudah banyak lubang di mana-mana dan ukuran rumah yang relatif kecil untuk menampung lima orang.

Namun mulai hari ini, Nurhayati dan anggota keluarga lainnya dapat tersenyum lebar karena istana mereka akan diperbaiki dan sebentar lagi mereka tidak akan menempayi rumah tidak laik lagi. “Alhamdulillah, rumah sekarang akan dibedah. Terima kasih banyak,” ucapnya senang. (juniara)

RelatedPost