Meski di pertengahan Desember lalu sempat dikabarkan akan pindah ke Bali United, Ngurah Nanak menyatakan tetap akan bertahan di Sriwijaya FC. Bahkan dalam waktu dekat pemain asal Pulau Dewata ini akan segera kembali ke Palembang untuk memulai latihan guna persiapan menuju turnamen Piala Gubernur Kaltim yang akan digelar awal Februari mendatang.

“Saya juga kaget mendengar pemberitaan kemarin, karena memang saya saat itu hanya berlatih dan menjaga kondisi selama masa libur,” ungkap Nanak saat dihubungi Minggu (4/1) sore. Menurutnya, hingga saat ini dirinya masih setia berseragam laskar wong kito dan bertekad menembus kegagalan di turnamen Piala Jenderal Sudirman lalu.

“Tentu sebagai pemain saya ingin merasakan gelar juara, semoga dengan persiapan yang lebih baik SFC akan meraih hasil maksimal di tahun 2016 ini. Namun sebagai pelaku sepakbola, saya juga berharap agar konflik Menpora – PSSI segera berakhir, sanksi FIFA dicabut dan kompetisi dapat bergulir kembali dengan normal seperti biasanya,” harapnya.

Penegasan serupa juga disampaikan sekretaris tim SFC, Achmad Haris terkait status eks pemain Persija tersebut. Menurutnya, dirinya sudah berkomunikasi dengan Ngurah Nanak dan mengkonfirmasi mengenai berita tersebut. “Nanak hanya berlatih biasa dan tidak ada pembicaraan apapun dengan pihak lain, dia tetap setia bersama SFC hingga saat ini,” jelasnya singkat.

Sebelumnya, usai laga uji coba antara Bali United melawan tim lokal Pespa FC di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Rabu (16/12) lalu, coach Indra Sjafri menyampaikan pujiannya dan tertarik dengan penampilan Ngurah Nanak. Pada laga itu, tim Serdadu Tridatu menang dengan skor tipis 1-0.

Bahkan, Nanak itu langsung diminta Indra untuk mengikuti seleksi di Bali United. “Ngurah Nanak akan ikut berlatih bersama kami. Saya harap untuk laga-laga selanjutnya, saya bisa kembali menemukan bakat-bakat sepakbola asli Bali yang lainnya,” kata Indra, seperti dilansir laman resmi klub.

Namun belakangan, skuad Bali United sudah mengumumkan 20 pemainnya yang baru saja dikontrak dengan durasi 1-4 tahun. Tidak terdapat nama Nanak dan hanya ada Boby Satria, kapten Semeton Dewata yang juga pernah menjadi bagian dari SFC di era kepelatihan Rahmad Darmawan dan Ivan Kolev.

 

Artikel Terkait