PALEMBANG — Pemudik di wilayah Sumatera tahun ini sudah bisa menjajal sebagian ruas jalan tol Trans Sumatera secara fungsional atau belum dikenakan biaya.

Tol-tol tersebut diantaranya adalah sebagian ruas tol Bakauheni-Terbanggi Besar, Palembang-Inderalaya serta ruas Medan-Binjai. Berdasarkan data dari Hutama Karya, ruas Bakauheni-Terbanggi Besar Paket 2 Jalur Fungsional mencapai progres total sebesar 97,52%, dengan rincian main road sudah 100% dan akses 90,6%

Paket 2 segmen Lematang hingga Kotabaru sepanjang 5 km bisa dilalui pemudik secara fungsional H-10 Lebaran nanti. Sedangkan untuk ruas Palembang-lndralaya Seksi 1 Jalur Fungsional mencapai progres total sebesar 88,75% dengan rincian main road sudah 98% dan akses sudah 87,84%.

Seksi 1 yang menyambungkan Palembang dan Pamulutan bisa dilalui secara fungsional sepanjang 7 km. Ruas Medan-Binjai Seksi 2 dan 3 yang menyambungkan Helvetia hingga Binjai sepanjang 10 km bisa dilalui fungsional untuk mudik dengan rincian akses Helvetia Semayang sepanjang 6 km dan akses Semayang Binjai sepanjang 4 km. Jalur Fungsional Seksi 2 mencapai progres total sebesar 95,58% dan Seksi 3 telah mencapai progres 99,36%.

Kepala Divisi Pengembangan Jalan Tol Hutama Karya Rizal Sutjipto mengatakan, Jalur-jalur tersebut sudah dapat dilalui oleh masyarakat pada arus Mudik Lebaran dan arus Balik Lebaran serta belum dikenakan tarif.

“Ruas Jalan Tol akan dibuka pada H-10 sebelum Lebaran hingga H+10 setelah Lebaran. Kondisi jalur tersebut masih bersifat fungsional. Fasilitas seperti Marka atau Petunjuk, Penerangan, Pengamanan masih terbatas, namun demikian PT Hutama Karya (Persero) telah menyiapkan kendaraan Operasional, Rescue, Derek, Ambulance dan PJR (Patroli Jalan Raya) untuk menjaga keamanan dan kelancaran para pemudik dalam berkendara,” ucapnya.

Rizal juga menerangkan, dibukanya jalan tol tersebut untuk meringankan beban jalan nasional pada saat libur dan mudik lebaran nanti, karena secara otomatis volume pengguna jalan akan meningkat.

“Khusus untuk ruas jalan tol, walaupun todak berbayar kita tidak mengizinkan kendaraan sepeda motor melintas kareba terlalu berbahaya dan tidak ada lajur khusus motor, jadi khusus untuk pengendara mobil,” tegasnya

Ia juga mengimbau agar masyarakat berperan aktif dalam menjaga aset negara dan jangan sampai ada tindakan yang tidak baikn

“Mari kita sama-sama menjaga jangan sampai ada tindakan yang tidak baik terhadap aset negara seperti coret coret dan lainnya. Kita berharap aset ini bisa bermanfaat bagi masyarakat,” harapnya. (juniara)

Artikel Terkait