PALEMBANG — Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan kembali melakukan perombakan terhadap sejumlah jabatan, hal itu dilaksanakan untuk melakukan penyegaran terhadap kinerja masing-masing tugas.

Kali ini perombakan dilakukan terhadap pejabat eselon II, III, dan IV. Salah satunya pejabat eselon II yakni, Kepala Dinas Pendapatan Daerah Sumsel yang lama yakni Muslim digantikan oleh Marwan Fansuri.

Sekretaris Daerah, Mukti Sulaiman mengatakan dalam bekerja pegawai harus ada keterbukaan satu sama lain antara pimpinan dan bawahan. “Maksudnya agar semua program bisa tercapai dengan baik, harus ada kepedulian dengan semua lini, dan begitu juga sebaliknya, bawahan juga harus memahami irama kerja atasannya agar satu sama lain bisa berjalan dengan baik,” ungkapnya.

Diakui Mukti, semasa Muslim memimpin Dispenda memang dalam keadaan sulit, karena harga karet dan sawit sedang menurun. Sehingga kedepannya, Mukti berharap penggalian pendapatan daerah harus lebih ditingkatkan.

Mukti juga menyampaikan bahwa jabatan sebagai Kadispenda itu sangat strategis. “Jadi tidak baik kalau lama lama memimpin cukup dua atau tiga tahun saja,” ujarnya.

Sementara itu, Plt Kadispenda Sumsel yang baru dilantik, Marwan Fansuri mengatakan sebelum menjalani tugas, dirinya akan segera melakukan konsolidasi kepada semua pihak terkait, sehingga apa yang akan dilaksanakan bisa berjalan dengan baik.

“Saya masih mau koordinasi lagi dengan pihak lain terutama dijajaran Dispenda, UPTD Samsat, jasa raharja dan dirlantas serta semua pihak terkait sehingga semua dapat dilaksanakan dengan baik,”

Dikatakan Mansur, langka pertama yang dilakukan Dispenda adalah memberikan kesadaran bagi masyarakat terhadap arti penting membayar pajak. “Terutama pajak roda dua dan empat, selain itu juga kita akan kejar pajak alat berat dan perusahaan yang menggunakan air permukaan,” jelasnya.

Sebelumnya, Marwan Fansuri juga sempat menjabat kepala UPTD Samsat Banyuasin dan Kepala Biro Perekonomian pemprov Sumsel. (juniara)

Artikel Terkait