SEKAYU –  Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin mengaku bangga atas capaian prestasi dari Bumi Serasan Sekate. Apalagi bertepatan dengan HUT Muba ke-61 ini Muba dihadiahi Penghargaan Widigdapura dari Pusat Pengembangan Teknologi Tepat Guna Lipi (PPTTG-LIPI).

Bertempat di Gedung DPRD Kabupaten Muba, Alex mengatakan, kemajuan  kabupaten Muba saat ini adalah wujud komitmen untuk memantapkan misi nya menjadi Kabupaten termaju di tanah air.
Menurutnya, capaian prestasi yang berhasil diraih Kabupaten Muba ini sangat luar biasa. Sebab hanya dalam waktu empat bulan tujuh hari setelah dilantiknya Bupati Muba, sudah banyak menorehkan prestasi.

“Terlihat sekali kerja sama yang baik antara eksekutif dan legislatif. Intinya adalah bahwa kalau kita mau cepat, bisa cepat. Kecepatan itu ada di tangan anda semua.  Anda memperlambat rakyat menderita. Oleh karena itu ayo untuk provinsi lain, makin cepat makin baik,” tuturnya

Ia mencoba melakukan kilas balik  Kabupaten Muba, dikatakannya dulu Muba adalah Kabupaten yang tertinggal. Namun hanya dalam waktu tiga tahun, usai ia dilantik menjadi Bupati, Muba menjadi salah satu kabupaten termaju di Indonesi.

“Bayangkan saja dari yang paling belakang, bisa paling maju di Indonesia. Kalau kita semua tulus dan ikhlas memikul amanah pasti mampu mengejar ketertinggalan, dan ini berlaku untuk seluruh kabupaten/kota di Provinsi Sumsel. Daerah ini bukan punya nenek kita tapi milik rakyat,” ungkapnya

Alex meminta, Kabupaten/kota lainnya di Sumsel untuk berlomba-lomba meraih prestasi dan komitmen memberikan kenyamanan bagi masyarakat. “Dengan prestasi dan terus mengejar ketertinggalan tentu akan memudahkan kerja di tingkat Provinsi, dan capaian itu semua harus terus ditingkatkan,” pungkasnya.

Sementara Bupati Muba H Dodi Reza Alex, menyebutkan beberapa capaian prestasi yang berhasil diraih oleh Kabupaten Muba pada masa jabatannya saat ini. Diantarannya, Muba berhasil meraih penghargaan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Anak sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA) tingkat nasional dan Kabupaten tercepat dalam menyelesaikan pembuatan akta anak.

Ditambah Kabupaten Muba menjadi pilot project di Indonesia, dimana berhasil melakukan replanting atau peremajaan lahat sawit untuk petani mandiri. Capaian  lainnya yakni Kabupaten Muba bekerjasama dengan UNDP menjadi percontohan di dunia untuk tingkat Kabupaten membentuk dana pundi abadi.

“Ini semua berkat dukungan masyarakat Kabupaten Muba dan stakeholder lainnya untuk terus komitmen membuat Muba semakin maju,” tuturnya.

Kemudian, pada beberapa waktu lalu Kabupaten Muba menjadi Kabupaten tercepat dalam pemasangan jaringan gas untuk masyarakat di kawasan pedesaan. (rill)

Artikel Terkait