Kapten tim Sriwijaya FC, Achmad Jufrianto mengaku sudah tidak sabar menantikan babak semifinal turnamen Piala Bhayangkara melawan Arema Cronus (31/3) malam di stadion Kanjuruhan Malang. Pemain yang juga pernah mengantarkan laskar wong kito menjadi juara kompetisi Indonesian Super League (ISL) 2011/2012 ini pun mengaku punya motivasi khusus di laga ini.

“Ini laga yang sangat penting dan seluruh pemain SFC sudah bertekad memberikan penampilan maksimal serta meraih kemenangan. Namun pasti tidaklah mudah karena Arema akan bermain di depan puluhan ribu suporter fanatiknya, tapi kita sudah mengantisipasi itu semua,” jelas pemain yang berposisi sebagai bek tengah atau gelandang bertahan ini.

Menurutnya, meskipun akan menghadapi teror dari Aremania, namun dirinya percaya seluruh pemain SFC akan bisa mengatasinya. “Sejak mulai berlatih di awal Februari lalu, tim ini pun malah tidak pernah bermain laga kompetitif di kandang, mulai dari Piala Gubernur Kaltim hingga saat ini. Semoga saja kepulangan kami nanti ke Palembang dapat dilakukan dengan gelar juara,” ujarnya.

Diakuinya, jelang laga ini dirinya punya motivasi ingin menebus kegagalan SFC menjuarai grup A lalu yang membuat peluang bermain di stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring akhirnya hilang melayang. “Tim ini progressnya mulai meningkat pesat belakangan ini, pemahaman antar pemain juga semakin baik. Namun melawan Arema nanti, kami tidak boleh lengah dan kehilangan konsentrasi karena pertemuan terakhir di Piala Gubernur Kaltim sudah menjadi pembelajaran berharga,” jelasnya.

Selain itu, motivasi tambahan lainnya diakui Jupe adalah jabatan kapten SFC yang kini diemban olehnya pasca cederanya Firman Utina. Apalagi di sepanjang karier profesionalnya, dirinya belum pernah mendapat kesempatan serupa dan ini merupakan pertama kalinya Jupe mendapat tanggung jawab ini.

“Pasti ada perbedaan dengan adanya tanggung jawab kapten ini, saya harus bisa menjadi pemimpin dan melindungi pemain lainnya saat di lapangan. Namun saya belajar banyak dari pemain-pemain yang lebih senior dan bertanya apa yang harus dilakukan, yang pasti kami sangat fokus menghadapi Arema dan jika bisa bermain lepas maka tiket ke final bukanlah sesuatu mustahil diraih,” pungkasnya.