PALI — Apa yang dilakukan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten PALI demi menekan angka penderita campak pada anak-anak patut dicontoh. Tidak hanya melakukan sosialisasi dan mengajak masyarakat untuk datang ke Posyandu, kali ini seluruh petugas kesehatan dibantu kader Posyandu disebar ke seluruh pelosok Bumi Serepat Serasan untuk mendatangi langsung rumah warga untuk memberikan vaksin campak kepada anak umur 9-59 bulan.

Dikatakan Neni, salahsatu bidan yang ditugaskan keliling di wilayah Kelurahan Talang Ubi Selatan, bahwa kegiatan itu bertujuan agar seluruh anak yang ada di PALI bisa mendapatkan imunisasi campak. “Kalau hanya mengajak warga agar mendatangi Posyandu, responya memang ada namun tidak menjamin seluruh anak mendapatkan imunisasi karena mungkin kesibukan orang tua yang tidak bisa ditunda. Tapi dengan kita datangi dari rumah ke rumah dipastikan merata,” jelasnya, Sabtu (6/8).

Neni menambahkan dalam memberikan imunisasi keliling, ia didampingi kader Posyandu setempat. “Sejak pagi sampai sore kita keliling didampingi kader Posyandu. Dengan demikian kita tahu berapa jumlah anak yang ada dilingkungan kami keliling, jadi kita punya target dan sasaran. Sejak dicanangkan dan diperintahkan kepala Dinkes PALI dari tanggal 1 Agustus sampai sekarang sudah ada sekitar 500 anak yang kami beri vaksin campak,dari target 800 anak,” terangnya.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) PALI dr Eni Zatila menjelaskan bahwa program pemberian vaksin campak secara keliling agar memastikan seluruh anak di PALI mendapatkan Imunisasi campak. “Kita sudah sosialisasikan melalui petugas serta kader-kader Posyandu, menyebarkan spanduk dan pamplet ajakan kepada seluruh masyarakat agar menjaga buah hatinya terhindar dari ancaman campak dengan mendapatkan imunisasi campak tambahan. Caranya dengan mendatangi Puskesmas, Poskesdes, Posyandu atau Rumah sakit terdekat secara gratis. Kita juga perintahkan petugas kesehatan untuk memberikan imunisasi secara jemput bola,” beber dr Eni.

Kadinkes PALI berharap, dengan giat memberikan sosialisasi, ajakan serta memberikan langsung imunisasi dari pintu ke pintu agar anak PALI terbebas dari campak. “Kegiatan ini kita mulai dari tanggal 1 sampai tanggal 14 Agustus 2016. Kita tidak memandang status imunisasi, tetap diberikan vaksin campak bagi yang belum maupun yang sudah agar kedepan seluruh anak PALI bebas dari ancaman campak,” pungkasnya. (yudhi)

RelatedPost