PALEMBANG — Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, Yohana Susana Yambise, Kamis (24/8) melakukan kunjungan ke lembaga pembinaan khusus anak (LPKA) Negara, provinsi Sumatera Selatan.

Dalam Kunjungan tersebut , Yohana melakukan peninjauan kesejumlah tempat di LPKA seperti Poliklinik, ruang belajar sekolah SD ,SMP hingga SMA juga ruang komputer yang ada di LPKA. “Kami kesini untuk memastikan tempat LPKA ini aman dan fasilitasnya lengkap,” ujar Yohana.

Yohana juga berpesan kepada petugas dan kepala LPKA untuk menjaga anak-anak di lapas karena merupakan aset dan generasi bangsa Indonesia.

Selain itu, Yohana Yembise memuji fasilitas serta sistem pendidikan yang diterapkan di LPKA Anak Pakjo. “Ini kesempatan pertama saya berkunjung ke LPKA Palembang. Ternyata tempatnya bagus sekali, seperti bagian Ancol dan berbeda dengan yang lain. Ini bisa menjadi percontohan untuk daerah lain,” ungkapnya.

Ia menegaskan kepada para penjaga lapas ataupun pihak terkait untuk tidak mendiskriminasi, memukul dan melakukan kekerasan‎ terhadap anak-anak di dalam penjara. “Mereka ini sama saja seperti kita. Jangan lagi ada diskriminasi dan kekerasan dan tolong jaga mereka dan ajarin mereka ,karena Setelah keluar dari sini mereka juga punya kesempatan baik menjadi Polisi, Gubernur, Guru dan lain-lain seperti warga lainnya ,” jelas dia.

Mantan guru besar di Papua ini memanfaatkan momen kunjungannya untuk memberikan bantuan salah satu set alat band yaitu gitar kepada anak warga dan anak binaan LPKA Pakjo sebagai kenang-kenangan.

Dalam kesempatan tersebut, Yohana juga mendengarkan curhatan seorang anak sekolah binaan LPKA yang mengeluhkan fasilitas sekolah di LPKA. “kami kepanasan bu disini, kasian juga guru yang mengajar di ruangan ini, dan kami juga kekurangan alat-alat tulis,” keluh anak tersebut. (juniara)

Artikel Terkait