PALEMBANG — Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H.Ishak Mekki menerima kunjungan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia Yohana Susana Yembise di Griya Agung, Rabu malam(24/08).

Kunjungan tersebut rangka pembukaan Konferensi Nasional II dan Temu Ilmiah Asosiasi Studi Wanita, Gender dan Anak Indonesia (ASWGI) yang akan berlangsung mulai tanggal 24 Agustus hingga 26 Agustus 2016.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Susana Yembise dalam sambutanya memberikan apresiasi kepada Gubernur Sumsel da Wakil Gubernur Sumsel karena telah mengambut baik kehadirannya.

“Karena saya akademisi maka perlu kajian untuk membuat kebijakan yang baik. Isu perempuan dan anak  di Indonesia sangat banyak, resiko kekerasan tetap ada tersembunyi di rumah-rumah,” ujarnya.

Diungkapkan Yohana , saat mendampingi Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla dalam pertemuan di PBB beberapa waktu lalu, Wapres sangat mendukung equality gender. Menurutnya, komitmen perempuan dan anak sudah menjadi komitmen global dengan kesepakatan kepala negara dalam sidang Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB).

“Indonesia salah satu negara yang ditunjuk dari 10 negara yang membawa wanita ke planet pada 2030 mewakili negara yang berpenduduk muslim terbesar. Pada 5050 planet ini akan kesetaraan gender antara laki laki dan perempuan,” jelasnya.

Yohana saat ini juga sedang mencari  formula untuk bersama laki laki membangun Indonesia. Tujuannya adalah kesejahteraan, dalam kesejahteraan ada laki laki, perempuan dan anak-anak.

“Negara tidak akan maju, bebas dari kemiskinan bila wanita tidak pada garis aman. Kita harus menjaga perempuan dan anak perempuan, bila tidak planet ini akan kosong. Bila perempuan dan laki berjalan berdampingan kelihatannya akan indah sekali,” katanya.

Saat ini di kementeriannya sedang mencanangkan 3 program unggulan yakni yang pertama, menurunkan angka kekerasan kepada perempuan dan anak.
Kedua menurunkan human trafficking yang banyak korbannya adalah perempuan serta yang ketiga adalah pemberdayaan ekonomi.

Sementara itu Wakil Gubernur Sumsel Ishak Mekki mengucapkan rasa terima kasih kepada Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak karena dipercaya menjadi tuan rumah dalam pertemuan ilmiah ASWGI yang tentu memiliki banyak pengetahuan.

“Kita akan terus meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) di Sumsel dengan membangun berbagai fasilitas dan banyak sekolah di Sumsel. Ini agar anak-anak kita, perempuan kita akan meningkat sumber dayanya sehingga tidak ada lagi diskriminasi kepada perempuan khusus di Sumsel,” tegasnya.

Sumsel saat ini sedang giat membangun, seperti yang dapat disaksikan pembangunan LRT, jalan tol dan infrastruktur lainnya dalam rangka menyukseskan perhelatan akbar Asian games 2018.

“Harapan kita pada perempuan, dapat mendukung suksesnya Asian Games 2018 mendatang. Juga tidak ada lagi diskriminasi kepada perempuan dan ada kesetaraan. Masalah kesetaraan gender di Sumsel sudah baik dan akan ditingkatkan pada masa yg akan datang,” harapnya.

Banyak kajian dan akan disosialisasikan masalah kekerasan terhadap perempuan dan anak juga trafficking. Perempuan saat ini yang masih kurang adalah sumber dayanya. Sumsel sudah mengadakan sekolah dan kesehatan gratis juga kuliah gratis untuk meningkatkan kemampuan SDM. (juniara)

Artikel Terkait