PALEMBANG — Dalam rangka memperat jalinan tali silaturahmi antara Indonesia dan Singapura, Gubenur Sumatera Selatan menerima kunjungan Menteri Negara untuk Luar Negeri Singapura, Mr. DR. Mohamad Maliki Osman di ruang kerjanya, Rabu (27/7).

Mohamad Maliki Osman mengungkapkan kekagumannya terhadap kemajuan pembangunan infrastruktur di Sumsel. “Saya kagum dengan apa yang saya lihat dengan kepemimpinan bapak Alex Noerdin, saya lihat sangat maju dengan project infrastruktur kita melihat bagaimana LRT sedang dibina, ini menunjukkan kesunggguhan sumseluntuk memajukan masyarakatnya,” ungkapnya.

Menurutnya, banyak potensi di Sumsel yang dapat menarik perhatian investor asing untuk menjalin kerjasama salah satunya di bidang infrastruktur. “Saya lihat banyak potensi,seperti project tanjung api-api. Kami mengundang agar datang ke Singapura untuk memberikan penerangan lebih lanjut tentang perniagaan yang dilakukan disini dan dapat melakukan kerjasama,” jelasnya.

ia mengatakan, dirinya menerapkan pepatah ‘Tak kenal maka tak cinta’. “Jadi kita harus kenal dulu dengan pengusaha fi Singapura agar mereka tahu potensi yang ada di Sumsel,” katanya.
Sementara itu, Alex Neordin menegaskan bahwa provinsi Sumsel dapat menarik dan meyakinkan investor asing dengan potensi yang dimiliki. “Kita harus meyakinkan investor, untuk tanjung api-api bukan untuk menyaingi singapura tetapi sama-sama saling support dan saling bantu. Jadi mereka mengundang kita untuk presentasi datang kesana dan menawarkan investasi walaupun sudah kita lakukan tetapi ini untuk menarik investasi dari perusahaan yang lebih besar lagi,” katanya.

Ditambahkannya, Kenapa Singapura menjadi salah satu negara terkaya di dunia, punya pelayanan jasa yang luar biasa padahal wilayahnya kecil?. ” Sedangkan kita punya banyak sumber daya alam tetapi terlalu manja, untuk itu kita harus belajar berusaha disiplin bukan hanya mendidik pegawai saja tetapi juga semua masyarakat kita,” tutupnya.(juniara).

RelatedPost