PALEMBANG — Bermain di bawah guyuran hujan deras di babak pertama, skuad Sriwijaya FC U19 berhasil memetik poin penuh setelah berhasil mengalahkan PS TNI U19 dengan skor tipis 1-0, Jumat (14/7) sore di stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ) Palembang. Gol semata wayang laskar wong kito mudo dicetak oleh kapten tim Beri Rahmada di menit 24 babak pertama melalui tendangan bebas dari luar kotak penalti.

Dengan hasil ini, SFC U19 untuk sementara memimpin klasemen sementara Grup 1 kompetisi Liga 1 Indonesia 2017 dengan poin 4, sementara PS TNI U19 masih tertahan di peringkat 5 dengan poin 1. Meski mampu mengamankan poin sempurna, namun pelatih SFC U19 Francis Wawengkang menyebut penampilan anak asuhnya di laga ini tidak berkembang dengan baik.

“Fisik kami sangat terkuras di babak pertama karena hujan deras dan angina kencang yang mengguyur lapangan. Menurut saya meski menang namun penampilan mereka justru dibawah saat imbang di laga perdana melawan Persija U19 lalu,” ujarnya usai pertandingan.

Selain itu, banyaknya kesalahan mendasar yang dilakukan oleh Beri Rahmada dkk sepanjang pertandingan juga disebutnya sebagai titik lemah di laga ini. “Mereka sering salah passing dan lepas kontrol, tentu hal seperti itu tidak boleh terjadi untuk tim sekelas SFC U19, hal ini akan kami perbaiki kedepannya,” ungkap eks pemain nasional ini.

Enal, panggilan akrabnya juga mengaku mengabaikan posisi di klasemen sementara dan terus mempersiapkan diri menghadapi laga penting selanjutnya melawan Semen Padang U19 (21/7) mendatang. “Kami harus melihat diri sendiri, menentukan nasib sendiri dan semaksimal mungkin bermain baik di setiap pertandingan. Jika di kandang tidak boleh kehilangan poin penuh dan saat tandang terus berusaha mendapatkan angka,” tegasnya.

Sementara itu, Beri Rahmada yang mencetak gol kemenangan bagi SFC U19 mengaku dukungan suporter yang terus bernyanyi sepanjang pertandingan menjadi energi tambahan di laga ini. “Jujur kami memang tertekan sepanjang pertandingan, namun saya bersyukur bisa menang dan kehadiran suporter tadi sangat menambah semangat bertanding kami,” ujarnya singkat.

Di kubu lawan, pelatih Budi Setiawan mengaku hujan deras yang turun di babak pertama memang menjadi penyebab permainan anak asuhnya tidak berkembang. “Lapangan menjadi sangat licin sehingga pressing tidak menjadi maksimal, pertandingan sendiri berjalan sangat menarik dan wajar bila banyak benturan yang terjadi karena mereka masih sangat muda. Namun saya senang karena PS TNI U19 mampu menunjukkan karakternya yang keras dan tidak menyerah tadi sepanjang 90 menit,” ujarnya.

Gol yang bersarang di gawang anak asuhnya juga disebutnya karena kelengahan lini belakang yang kaget saat terjadi free kick di depan kotak penalti. “Set piece memang menjadi salah satu kelemahan di laga ini, namun selain itu finishing yang tidak sempurna harus menjadi perhatian, tadi banyak sekali peluang yang didapat tetapi terbuang begitu saja,” pungkasnya. (dedi)

Artikel Terkait