PALEMBANG — Memasuki Tahun Ajaran Baru 2017/2018, Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 59 Palembang sudah siap melakukan proses kegiatan belajar mengejar (PKBM), meskipun untuk kegiatan PKBM masih menumpang di SDN 134 Palembang.

Plt Kepala SMPN 59 Palembang, Limansa mengatakan, sembari menunggu proses pembangunan gedung sekolah, yang sampai saat ini masih dalam proses pengukuran lahan. Sementara itu untuk PKBM tahun ajaran baru ini, pihaknya menumpang di SDN 134 Palembang dengan jumlah siswa 140 orang.

“Kita pakai 6 lokal, 5 lokal untuk PKBM dan 1 lokal kita skat menjadi tiga, yaitu untuk ruang kepala sekolah, ruang guru, dan tata usaha. Sedangkan untuk sholat kita pakai ruang usaha kesehatan sekolah (UKS),” kata Limansa saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (6/7).

Dikatakannya, untuk tenaga pendidik pihaknya dibantu dari beberapa sekolah, yaitu SMPN 45, SMPN 9 dan SMPN 3, dengan sistem belajar kurikulum 2013. Ia juga mengatakan, sampai saat ini masih ada masyarakat yang ingin mendaftarkan anaknya di SMPN 59.

“Semuanya ada 21 orang, termasuk guru dan pegawai. Karena kuota kita sudah mencukupi, jadi pendaftaran sudah kita tutup. Satu rombelnya ada 32 siswa,” kata dia .

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Palembang, Ahmad Zulinto mengatakan, untuk pembangunan gedungnya segera akan dibangun, dan hari ini proses pengukuran lahan dengan luas 9.900 meter persegi.

“Dari luas lahan tersebut akan dibangun 10 lokal, yaitu laboraturium, ruang guru, perpustakaan, dan ruang untuk belajar. Dana pembangunannya sendiri memakai dana APBN sebesar 2 miliar,” tukasnya. (Juniara)

RelatedPost