PALEMBANG — Sriwijaya FC benar-benar serius dan bertekad tidak ingin kehilangan poin saat menantang tuan rumah Semen Padang, Jumat (15/7) di stadion H Agus Salim Padang dalam lanjutan kompetisi Torabika Soccer Championship (TSC) 2016. Persiapan matang pun terus digeber dan sektor fisik masih menjadi prioritas utama skuad laskar wong kito dalam laga yang bertajuk Derby Andalas ini.

Hingga saat ini, manajemen SFC pun masih menunggu pemberitahuan secara resmi mengenai jadwal pertandingan melawan Kabau Sirah nantinya. Namun berdasarkan komunikasi yang dijalin dengan panpel Semen Padang, pertandingan akan dilangsungan pada malam hari dan hal ini pun mempengaruhi jadwal keberangkatan Supardi dkk ke ranah Minang nantinya.

“Berdasarkan info yang diterima, pertandingan akan digelar jam 9 malam. Bila tidak ada perubahan maka kita putuskan untuk berangkat H-1, agar pemain tetap fokus terlebih dulu di Palembang,” ujar pelatih SFC, Widodo C Putro saat ditemui usai sesi latihan di stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ) Palembang, Senin (11/7) sore.

Keputusan itu diambil dengan pertimbangan agar seluruh pemain dapat memulihkan fisiknya terlebih dulu di Palembang. “Kita belum tahu apakah bisa dengan mudah mencari lapangan untuk berlatih disana, jadi jika berangkat Kamis pagi dari Palembang dan tiba siang harinya, maka sore kita akan uji coba lapangan. Tidak banyak waktu terbuang dan Rabu sore tim tetap bisa berlatih seperti biasa di GSJ,” tambahnya.

Diakuinya, pola seperti ini sebelumnya sudah pernah diterapkan saat SFC bertemu Persija Jakarta (24/6) lalu dan hasilnya cukup efektif. Saat itu tim SFC jug berangkat ke Jakarta saat H-1 pertandingan dan ketika itu laga berakhir untuk kemenangan tim kebanggaan masyarakat Sumsel ini dengan skor tipis 1-0 lewat gol tunggal Hilton Moreira.

Sementara itu, media officer Semen Padang Haria Fahero menyatakan bahwa hingga saat ini pihaknya masih menunggu jawaban resmi dari PT Gelora Trisula Semesta (GTS) selaku operator kompetisi TSC 2016. “Dari manajemen Semen Padang memang sudah mengirimkan surat permohonan terkait permintaan perubahan jadwal pertandingan melawan SFC nanti, semula dijadwalkan jam 21.00 WIB namun kami ingin dimajukan menjadi jam 19.00 WIB,” jelasnya saat dihubungi Senin (11/7) sore.

Dari pantauan di lapangan, sesi latihan SFC sendiri belum diikuti oleh seluruh pemain dan 3 pemain masih absen. Dua pemain yang berdomisili di Yogya yakni Fahrudin dan TA Musafri baru tiba di Palembang sore hari, begitu juga Beto Goncalves yang terpaksa menunggu 8 jam di bandara Batam karena kehabisan tiket langsung Denpasar – Palembang.

RelatedPost