PALEMBANG — Pernyataan Presiden Sriwijaya FC, Dodi Reza Alex Noerdin saat acara launching tim dan pengenalan jersey musim 2017, Selasa (4/4) malam di mall Palembang Icon terus menjadi misteri. Saat itu, Bupati Muba yang baru saja terpilih usai Pilkada Serentak Februari lalu ini menyatakan bahwa bursa transfer laskar wong kito belum berakhir dan besar kemungkinan akan kembali mendatangkan pemain tambahan sebelum akhir April ini.
Namun melihat pernyataan Dodi Reza, memang cukup beralasan bila manajemen terkesan masih menutup rapat nama pemain incaran tersebut. “Pelatih memang sudah cukup optimis dengan skuad yang ada saat ini, namun kami belum menutup kemungkinan mendatangkan pemain tambahan dari kuota marquee player,” jelas ketua Kadin Sumsel ini.
Tetapi pihaknya menyebut punya beberapa kriteria terkait pemain yang akan didatangkan nantinya. “Marquee player itu hanya istilah, yang jelas pemain tersebut harus bisa memberikan kontribusi maksimal buat tim. Jadi bukan sekedar untuk meningkatkan promosi saja,” jelasnya.
Sekretaris tim SFC, Achmad Haris menambahkan bahwa manajemen cukup berhati-hati dalam menyikapi perburuan marquee player nantinya. “Yang pertama nilai kontraknya harus rasional, terus sang pemain juga masih dalam golden age dan masih aktif bermain, bukan yang sudah pensiun sekian lama. Jadi datang ke Indonesia masih haus gelar, tidak semata-mata menghabiskan sisa kariernya,” tambahnya.
Sementara itu, legiun asing Hilton Moreira mengaku tidak takut bersaing bila nantinya SFC kedatangan marquee player. “Saya pemain profesional, jadi harus selalu siap. Malah dengan kehadiran pemain top yang katanya pernah bermain di Piala Dunia, maka akan lebih bagus buat tim. Tetapi tentu pemain itu iuga harus benar-benar memberikan kontribusi positif. Karena saat ini di tim SFC, tidak ada pemain yang disebut bintang. Semua harus kerja keras buat merebut posisi inti, tapi saya percaya manajemen akan benar-benar mencari yang terbaik nantinya,” ujarnya singkat. (dedi)

Artikel Terkait