JAKARTA- Lapangan Udara TNI AD (Lanudad) Gatot Subroto yang terletak di Kecamatan Waytuba, Kabupaten Waykanan, Lampung akan segera beroperasi melayani penerbangan sipil  yang ditargetkan akan segera beroperasi pada minggu ke tiga bulan Maret 2019 mendatang.
Hal ini terungkap dalampaparan yang melibatkan Kementerian Perhubungan, Bupati Way Kanan, dan para petinggi Mabes TNI Angkatan Darat, terkait dengan percepatan  dan tindak lanjut  penggunan Lanudad Gatot Subroto melayani penerbangan komersial, betempat di Ruang Bina Yudha II Mabes  TNI AD, Jakarta, Selasa (22/1).
Dalam rapat yang dipimpin langsung oleh Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad)Jenderal Andika Perkasa tersebut  dilakukan paparan sejumlah Direktur dari Kementerian Perhubungan RI diantaranya Direktur Bandar Udara  Kementerian Perhubungan RI, dimana dalam paparannya  menyebutkan   untuk mengejar target yang telah ditentukan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi yang beberapa waktu lalu melakukan kunjungan kerja melihat dari dekat kondisi dan kelayakan  Lanud Gatot Subroto di Way Kanan Lampung. Maka ada beberapa hal yang perlu dilakukan perbaikan diantaranya pada bagianrunway, apron dan perbaikan terminal penumpang.
“Target  satu  maret mendatang, tanda tangan kontrak pengerjaan perbaikan telah dilakukan, dan menteri menintruksikan pada minggu ketika  bulan maret penerbangan komersil sudah bisa  masuk,” tegasnya.
Sementara itu, Bupati Way Kanan, Raden Adipati Surya menegaskan, pemerintah daerah setempat  sejak dari awal berupaya mengusulkan keberadaan Lanudad Gatot Subroto dapat melayani penerbangan komersil. Hal ini dikarenakan  sejumlah kabupaten sekitar juga membutuhkan keberadaan penerbangan tersebut. Diantaranya Kabupaten Way Kanan, Kabupaten OKU,OKU Timur,OKU Selatan dan sejumlah Kabupaten terdekat lainnya di Sumsel dan Lampung.
“Karena kantor yang ada sekarang akan digunakan sebagai kantor layanan penerbangan, maka kita akan bangunan kantor baru sebagai kantor Danlanud, termasuk juga akan kita buatkan jalan akses. Dan pembebasan lahan untuk pengembangan  bandara ini kedepanya,” imbuhnya.
Sementara itu Kasad Jenderal Andika Perkasa meminta, lahan Lanudad yang masih tersisa disebelah utara landasan  jangan diganggu karena tidak menutup kemungkinan akan digunakan sebagai lokasi perlusan landasan dimasa mendatang. Sedangkan bagi pemerintah daerah yang hendak membangun terminal bandara dimintanya untuk membebaskan lahan milik masyarakat yang ada disebelahnya lagi
“Saya harap setelah rapat ini, kita segera action dilapangan. Sehingga target  pekan ketiga Maret 2019. Bandara sudah bisa oprasional dapat terpenuhi,” tegasnya.
Kadishub Sumsel Nelson Firdaus yang ikut hadir mewakili Gubernur Sumse  H Herman Deru menegaskan,Pemerintah provinsi Sumsel sangat mendukung penuh  Lapangan Undara Angkatan Darat (Lanudad) Gatot Subroto Way Kanan Lampung  dibuka  untuk penerbangan komersil. Mengingat Kabupaten sekitarnya baik di Provinsi Lampung maupun Sumsel  akan mendapatkan dampak positif jika Lanudad ini dibuka untuk penerbangan sipil.
“Pada intinya Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan sangat mendukung dan akan diuntungkan jika Lanudad ini di buka untuk penerbangan umum. Mengingat letaknya cukup dekat dengan Kabupaten OKU, OKU Timur dab OKU Selatan,” jelasnya. (ADV)

RelatedPost