PALEMBANG — Pertemuan Sriwijaya FC melawan Persipura Jayapura, Minggu (12/11) sore di stadion Mandala Jayapura akan menjadi partai penuh emosi bagi Marco Meraudje. Bek muda yang meroket penampilannya musim ini akan bermain di depan kampung halamannya sendiri.

Namun pemain asal Jayapura selama 90 menit nantinya justru akan menjadi lawan Persipura, klub kebanggaan asal Papua. Tim Mutiara Hitam sendiri diakui Marco masih menjadi tim yang favoritnya dan berharap suatu saat dapat kembali menjadi bagian dari Persipura.

“Tapi yang jelas bukan saat ini, sejak awal musim kemarin saya sudah bertekad untuk mencari pengalaman lebih banyak dulu di luar Papua. Mungkin 2-3 tahun kedepan saya masih belum akan pulang, apalagi saat ini saya juga terikat kontrak 2 musim bersama SFC,” ungkapnya saat dihubungi usai sesi latihan Selasa (7/11) sore di stadion Madya Bumi Sriwijaya Palembang.

Bek kanan ini tidak memungkiri bahwa dirinya mendapat kenyamanan selama bermain di tim kebanggaan masyarakat Sumsel ini. “Ada tawaran dari klub lain untuk musim depan, namun saya tetap memprioritaskan SFC dan kemarin pun sudah ada kepastian bahwa kedepan saya tetap akan disini,” jelasnya.

Menghadapi Persipura, Marco sendiri menyebut akan bertemu salah satu idola dan panutannya yakni Boas Solossa. “Kaka Boas panutan semua pemain di Papua, namun Persipura kekuatannya bukan hanya di 1 pemain dan semuanya berbahaya. Ada Priska, lalu juga kemarin di Palembang semua melihat bagaimana Ferinando Pahabol juga sangat merepotkan, tetapi saya sangat tertantang membuktikan diri di stadion Mandala,” bebernya.

Marco sendiri menyebut dirinya pernah berseragam Persipura di tahun 2013 lalu. “Saya masuk bersama Dominggus Fakdawer, ketika itu sudah diterima di tim senior. Namun karena terkena sakit selama 2 bulan, akhirnya saya memutuskan mundur, setelah sehat saya bermain untuk tim U21 Persipura dan PON Papua dan pasca itu melanjutkan karier di Palembang,” pungkasnya. (dedi)

Artikel Terkait