Pemain baru Sriwijaya FC, Manuchekhr Dzhalilov masih memerlukan adaptasi lebih lama lagi agar dapat menyatu dengan rekan setimnya. Hal ini dapat dimaklumi mengingat pemain asal Tajikistan ini baru pertama kali bermain di Indonesia.

Cuaca Palembang yang belakangan cukup menyengat disebut sangat berbeda dengan negaranya yang sekarang tengah dalam musim dingin. Selain itu, meski sama-sama berisi mayoritas muslim, namun banyak hal yang cukup berbeda antara Indonesia dan Tajikistan.

“Tapi saya senang karena sambutan masyarakat disini sangat ramah dan memberikan kepercayaan penuh. Saya dan istri cukup kaget karena setiap kami keluar selalu banyak orang yang menyapa lalu mengajak berfoto,” ungkapnya dengan bahasa Inggris yang terbata-bata, Kamis (14/12) sore.

Dzhalilov sendiri memang punya tugas ekstra saat ini karena sang istri, Muhabbat Gullova tengah hamil muda dan beberapa kali kesulitan mencari makanan di Palembang. “Namun manajemen sudah memberikan yang terbaik, kemarin kami juga beberapa diajak makanan lokal disini. Bagi saya tidak terlalu masalah, tapi istri saya mungkin sedang dalam periodenya sehingga sedikit memilih, tetapi nantinya akan lebih terbiasa,” ujarnya.

Top skor dan pemain terbaik AFC Cup 2018 ini pun sempat diajak oleh pelatih SFC, Rahmad Darmawan untuk makan malam bersama, Rabu (13/12) di salah satu rumah makan di Palembang. “Saya mencoba sate ayam dan mie jawa, sedikit terasa aneh namun rasanya enak. Kemarin juga sudah diajak makan pempek, banyak sekali makanan khas Indonesia ternyata,” jelas Jalil, panggilan akrabnya sambil tertawa.

Artikel Terkait