PALEMBANG — Meski tidak mencetak gol atau memberikan assist, namun penampilan Manda Cingi tetap mendapat pujian saat Sriwijaya FC berhasil mengalahkan Persija Jakarta, Sabtu (7/10) kemarin di stadion Madya Bumi Sriwijaya dalam lanjutan kompetisi Liga 1 Indonesia 2017. Berduet dengan Yu Hyun Koo sebagai jangkar di lini tengah, gelandang muda laskar wong kito ini mampu bermain apik dan mengendalikan permainan baik saat menyerang maupun bertahan.

Jebolan SFC U21 ini pun seolah membayar lunas performanya yang dinilai kurang apik saat laga kontra Persela Lamongan (26/9) lalu. Di laga tersebut, meski SFC akhirnya mampu memenangkan pertandingan dengan skor 2-0, namun pemain asal Lampung ini harus diusir wasit di awal babak kedua usai mendapat 2 kartu kuning.

Manda pun mengakui bahwa kartu merah yang diterimanya tersebut memberikannya banyak pelajaran. Apalagi setelah harus keluar lapangan di menit 64 babak kedua, dirinya sempat khawatir keunggulan SFC atas tim tamu mampu disamakan oleh lawan. “Jujur saat itu saya tidak berani keluar ruang ganti karena takut SFC mampu diimbangi atau bahkan kalah dari Persela. Jika itu terjadi mungkin saya tidak bisa memaafkan diri sendiri, laga itu sangat penting buat kami karena sebelumnya mengalami 4 kekalahan beruntun,” ujarnya saat ditemui usai sesi latihan di stadion Madya Bumi Sriwijaya, Senin (9/10) sore.

Kartu merah tersebut disebut Manda baru pertama kali diperolehnya sejak memulai karier sepakbola professional 2 musim lalu. “Itu pengalaman yang sangat berharga, kedepan saya harus lebih bijak lagi dan tidak berbuat hal yang konyol sehingga merugikan tim. Namun usai pertandingan, pelatih tidak terlalu mempermasalahkan karena memang ketika itu niat saya memang untuk membantu pertahanan,” tambahnya.

Melawan Persija, Manda sendiri memang sudah bertekad membayar kesalahannya tersebut dan memberikan kemenangan untuk tim kebanggaan masyarakat Sumsel ini. “Pemain senior disini banyak memberikan masukan, mereka terus mengingatkan pemain agar hanya fokus ke pertandingan. Oleh karena itu, kami semua tidak terbebani dan menikmati laga selama 90 menit. Apalagi persiapan sebelumnya juga sangat bagus,” tegasnya.

Terkait posisinya sebagai jangkar bersama Yu Hyun Koo, Manda menyatakan mulai menemukan sentuhan dan mengerti keinginan pelatih saat di lapangan. “Posisi ini hampir mirip saat di SFC U21 atau PON Sumsel dulu, sehingga tidak asing lagi. Namun memang pelatih terus mengingatkan agar saya juga terus menjaga keseimbangan tim, terutama transisi dari menyerang ke bertahan,” pungkasnya. (dedi)

Artikel Terkait