Berbeda dengan para pemain senior, young guns Sriwijaya FC saat ini sudah memulai latihan kembali. Namun memang bukan bersama laskar wong kito, melainkan dengan tim Pra PON Sumsel yang saat ini diasuh oleh Rudy William Keltjes.

Usai berlaga di Porwil Sumatera IX pertengahan bulan, Hapit Ibrahim dkk sendiri memang sudah mulai berlatih lagi sejak 4 Desember lalu. Tercatat nama Zalnando, Teja Paku Alam dan Yogi Novrian juga tergabung di skuad yang berhasil meraih medali emas pada Porwil lalu ini sekaligus lolos ke PON 2016 ini mendatang.

Namun kini tidak hanya keempat pemain tersebut, belakangan juga terlihat sosok Manda Cingi juga hadir di sesi latihan yang digelar di stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring tersebut. Seperti Selasa (8/12) sore, gelandang eks SFC U21 tampak melahap semua sesi latihan yang digelar pagi dan sore hari tersebut.

Asisten manajer SFC, Achmad Haris membenarkan bahwa Manda Cingi kini juga telah didaftarkan di skuad PON Sumsel bersama 4 pemain lainnya. “Jadi status Manda bersama Hapit Ibrahim, Ypgi Novrian, Teja Paku Alam dan Zalnando adalah pemain SFC yang kita pinjamkan ke tim PON Sumsel. Namun bila ada kepentingan seperti turnamen atau agenda klub lainnya, maka mereka dapat kita tarik seperti saat Piala Jenderal Sudirman lalu,” jelasnya.

Menurutnya, dengan belum adanya agenda yang akan diikuti oleh SFC dalam waktu dekat ini, maka para pemain muda tersebut memang diwajibkan untuk terus berlatih bersama tim PON Sumsel. “Apalagi usai meraih medali emas Porwil, tim ini juga punya harapan besar untuk berbicara pada PON 2016 nanti, mereka pun rata-rata juga sudah cukup saling mengenal karena hampir mayoritas merupakan pemain SFC U21,” tambahnya.

Sementara itu, Manda Cingi mengaku sudah berlatih sejak Sabtu (5/12) lalu dan siap memberikan kontribusi maksimal untuk tim PON Sumsel. “Ini bukan tim asing buat saya, karena semuanya hampir saya kenal karena sama-sama di SFC U21 lalu. Jika kemarin kami gagal di partai final, kini semoga mampu ditebus dengan memperoleh medali emas di PON nanti. Saya juga senang bisa belajar dari sosok Opa Rudy Keltjes, salah satu pelatih senior dan berpengalaman di Indonesia. Tangan dinginnya pun sudah terbukti membawa Kaltim juara di PON terakhir dan menghasilkan pemain berkualitas seperti Bayu Gatra atau Learby di Bali United sekarang,” jelasnya.