Penunjukan stadion Gelora Bung Karno sebagai venue babak final Piala Presiden 2015 disambut baik oleh manajemen Sriwijaya FC. Menurut manajer laskar wong kito, Robert Heri, bermain di stadion yang dibuat untuk persiapan Asian Games 1962 tersebut merupakan impian seluruh pemain di Indonesia.

 Pihaknya sendiri berharap semua pihak kini dapat mematuhi keputusan yang sudah ditetapkan ini. “Sejak awal kami sudah menegaskan bahwa SFC siap bermain dimanapun, namun kami juga sampaikan saran bahwa bila dimainkan di GBK maka itu akan menjadi sebuah kebanggaan dan kehormatan bagi para pemain. Karena bagaimanapun stadion itu punya cerita panjang dan sejarah dalam persepakbolaan nasional,” ujar Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Sumsel ini.

Sementara itu, pelatih SFC Beny Dollo mengaku sudah mendapat pemberitahuan ini. “Tentu ini hal yang positif, karena mereka akan jauh mendapat dukungan lebih banyak ketimbang di Bali,” ungkap Bendol. Namun dirinya mengatakan bahwa Tibo dkk untuk sementara masih akan tinggal di Solo terlebih dulu untuk berlatih. “Tadi saya sudah koordinasi dengan manajemen SFC, tiket untuk ke Jakarta cukup padat dan tim baru akan berangkat pada Kamis (15/10) nanti. Jadi kami akan tetap di Solo dulu dan latihan seperti biasa,” tambahnya.

Selain itu, keputusan ini sendiri ditanggapi positif oleh kelompok suporter SFC, Singa Mania. Namun pihaknya berharap kedepan pihak Mahaka Sports and Entertainment dapat konsisten dengan keputusan yang sudah dikeluarkan secara resmi ini.

“Tidak perlu berlebihan, karena ini bukan sebuah kejutan karena sejak awal GBK memang sudah ditetapkan sebagai lokasi final Piala Presiden. Namun akan sangat disayangkan kalau kemudian ada perubahan, karena pihak keamanan dan pemerintah pun sudah memberikan jaminan,” ujar ketua umum Singa Mania, Ariyadi Eko saat dikonformasi. 

Pihaknya pun merasa senang dengan hal ini mengingat secara geografis, jarak Palembang-Jakarta lebih dekat ketimbang Denpasar yang menjadi alternatif kedua. “Kami sejak leg kedua babak semifinal kemarin sudah mulai membuka pendaftaran tour secara resmi, jika di partai reguler melawan Persija Jakarta saat kompetisi ISL bisa dihadiri 500 suporter dari Palembang, maka untuk final ini kami perkirakan animonya akan jauh lebih meningkat dan diprediksi bisa sampai 5 ribu anggota kami yang hadir nantinya,” tambahnya.