PALEMBANG — Manajemen Sriwijaya FC memberikan apresiasi kepada Presiden Madura United, Achsanul Qosasih yang dianggap mampu memberikan contoh yang baik di kompetisi Torabika Soccer Championship (TSC) 2016. Pernyataannya yang menyejukkan usai laga antara SFC melawan Madura United dianggap merupakan angin segar dan harus dicontoh pihak lain.

“Apa yang disampaikannya merupakan contoh yang baik dari seorang pimpinan, selaku manajemen SFC kami sangat memberikan apresiasi. Ini pun bukan hanya karena SFC menang, namun memang sikap pak Achsanul Qosasih sangat jarang kita temui saat ini,” ungkap sekretaris PT SOM, Faisal Mursyid saat dihubungi Jumat (16/9) sore.

Pernyataan kstaria Achsanul dianggap Faisal merupakan cerminan sikap fair play dan sportifitas yang menjadi roh dari sepakbola. “Sama seperti di SFC, saat kita kalah di Padang atau Gresik, tentu tidak elok jika hanya menyalahkan pihak lain. Lebih baik mengintrospeksi tim sendiri agar lebih baik kedepannya,” tambahnya.

Pernyataan manajemen SFC ini sendiri sepertinya ingin menyindir manajer Persib, Umuh Muchtar yang menganggap kemenangan 3-0 laskar wong kito karena sudah menjalin kesepakatan dengan wasit yang memimpin pertandingan. “Tentu apa yang disampaikan pak Umuh sangat melukai masyarakat Sumsel, karena SFC berjuang dengan keras di lapangan untuk memenangkan pertandingan. Kemudian disebut seperti itu dan berbeda dengan apa yang disampaikan saat masih di Palembang,” ujar Faisal.

Sebelumnya, Presiden Madura United Achsanul Qosasih usai laga yang berakhir untuk kemenangan SFC dengan skor 5-2 ini membikin pernyataaan yang mendapat apresiasi dari suporter SFC. “Selamat utk Sriwijaya, bermain lebih efektif dan pantas menang.. Kita harus menerima kekalahan ini dengan lapang. Tetap Semangat utk Madura,” ungkap tokoh sepakbola Jatim ini melalui akun resmi MU di Instagram.

Bahkan di postingan selanjutnya, AQ (panggilan akrabnya-red) kembali membuat postingan yang berisi ucapan selamat untuk SFC. “Selamat utk Sriwijaya FC. Kita kemasukan 10 gol dg mereka (5 tandang + 5 kandang). Sriwijaya bermain lebih efektif. Tidak ada yg perlu disalahkan.
Sriwijaya selalu memberikan kita pelajaran, dan mengingatkan kita bhw Madura masih harus terus berbenah. Kita nikmati kekalahan ini dg lapang, dan segera memperbaikinya. Salam semangat utk Supporter Madura Bersatu.. Kegagalan semakin lengkap, krn nyanyian rasis masih terdengar.. semoga MADRUDJI masih ada dlm diri kita semua.. Tetap semangat utk Pemain dan supporter Madura. Wass AQ.” (dedi)

RelatedPost