PALEMBANG — Tidak ingin kejadian meninggalnya suporter di stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ) terulang lagi, manajemen Sriwijaya FC bersama Polresta Palembang berencana mengumpulkan seluruh elemen suporter laskar wong kito. Tidak hanya para pengurus, dalam pertemuan ini juga akan melibatkan korwil-korwil suporter tersebut.

Sekretaris PT SOM, Faisal Mursyid menjelaskan bahwa pertemuan ini akan digelar Kamis (20/10) siang di stadion GSJ Palembang. “Jadi bukan hanya para pengurusnya, namun juga perwakilan korwilnya agar juga mendengar langsung arahan dari Kapolresta Palembang,” jelasnya.

Selain suporter, pertemuan ini juga akan dihadiri pengelola parkir, tiket dan panpel SFC. “Kita akan membahas agar kawasan GSJ makin nyaman saat pertandingan SFC, karena itu di pertemuan ini akan melibatkan semuanya,” tambahnya.

Terkait adanya wacana pembekuan suporter SFC, Faisal mengaku belum mengetahui hal tersebut. “Pertemuan besok adalah konsolidasi semua elemen SFC, tentu kita tidak ingin kejadian kemarin terulang kembali. Namun wacana tersebut bisa saja kami dukung bila besok-besok masih ada atau terjadi,” ungkapnya.

Sementara itu, ketua umum Singa Mania Ariyadi Eko mengaku pihaknya mengapresiasi pihak kepolisian yang sudah menangkap pelaku kejadian tersebut. “Kami sangat menghormati proses hukum, bahkan saat keluarga korban melapor ada perwakilan pengurus kami yang mendampingi,” tegasnya.

Dirinya pun mengaku bahwa organisasi yang dipimpinnya tidak mentolerir aksi anarkis apalagi sudah mengarah kriminal. “Tidak ada alasan atau pembenaran terhadap aksi kekekerasan dan itu sudah diatur dalam AD/ART kami. Kami semua berduka atas kejadian ini, namun pengusutannya kami serahkan ke pihak kepolisian. Sekarang fokus kami adalah mendukung SFC yang akan berlaga melawan Persija akhir pekan nanti, apalagi laga ini berbarengan dengan ultah SFC,” pungkasnya. (dedi)

RelatedPost