Meski saat ini belum juga dapat dipastikan kapan akan segera dimulai, namun pemain Sriwijaya FC Raphael Maitimo sudah berharap agar pelaksanaan Indonesian Super League (ISL) dapat diselesaikan tepat waktu. Menurutnya, seluruh pelaku sepakbola di tanah air haruslah belajar dari pengalaman sebelumnya dimana timnas Garuda gagal memperoleh hasil maksimal saat pelaksanaan turnamen Piala AFF terakhir yang dimainkan tahun lalu di Vietnam.

“Kompetisi di Indonesia haruslah melahirkan timnas yang tangguh, saya pikir apa yang terjadi tahun lalu tidak boleh terjadi lagi kedepannya,” ujarnya saat ditemui Senin (16/3) siang. Menurutnya, banyaknya penundaan pertandingan musim lalu membuat jadwal kompetisi menjadi molor dan berimbas dalam persiapan timnas menghadapi turnamen Piala AFF 2014.

“Pemain yang terpanggil di timnas saat itu praktis hanya punya waktu kurang dari seminggu untuk melakukan persiapan, tentu hal tersebut kurang ideal,” jelasnya. Apalagi dibandingkan dengan negara tetangga seperti Malaysia dan Thailand yang kompetisi sudah lebih dulu berakhir dan punya waktu yang cukup panjang untuk mempersiapkan diri.

“Malaysia saat itu kompetisinya sudah selesai 2 bulan sebelum pelaksanaan AFF, tentu mereka punya cukup waktu melakukan persiapan dan hasinya pun bisa kita lihat. Meski tidak mau mencari alasan, namun saya berharap kedepan agar pelaksanaan kompetisi ISL akan lebih baik dari sisi pengaturan waktu pertandingan sehingga mampu bersinergi dengan program timnas,” harapnya.