PALEMBANG — Meski pernah bahu-membahu dan bekerjasama dalam 1 tim, namun pelatih Sriwijaya FC Widodo C Putro mengaku siap melupakan persahabatannya dengan Jacksen F Thiago, pelatih Barito Putera Putera selama 90 menit saat kedua tim bentrok di laga kedua grup 4 turnamen Piala Presiden 2017, Senin (13/2) sore di stadion I Wayan Dipta Gianyar. Bersama Khusaeri yang kini menjadi asistennya saat melatih laskar wong kito, WCP memang pernah bermain bersama dengan Jacksen di Petrokimia Gresik.

“Saya pikir dengan apa yang sudah diraihnya saat ini, baik saat sebagai pemain maupun pelatih maka tentu sosok Jacksen sangat berkualitas. Tentu saya harus memberikan respek tinggi kepadanya,” ungkap WCP saat dimintai komentarnya mengenai pelatih calon lawannya tersebut. Meski dulu 1 angkatan saat masih membela Petrokimia, namun Jacksen sudah lebih dulu berkecimpung sebagai pelatih.

Kehadiran pelatih asal Brasil tersebut juga diakuinya sudah membawa perubahan ke dalam gaya permainan Barito Putera saat ini. “Tentu selama 90 menit saya harus melupakan persahabatan dengannya dan fokus membawa SFC meraih hasil maksimal,” tegasnya. Namun dirinya menyebut bahwa kini saat menjadi pelatih, tantangan akan jauh lebih berat ketimbang saat masih menjadi pemain dulu. “Ada tugas ekstra yakni bagaimana meningkatkan motivasi pemain, karena sebagus apapun strategi atau pemain yang dimiliki, namun jika pemain tidak bersemangat atau mau bekerja keras, maka semuanya akan percuma,” tambahnya.

Hal yang sama juga disampaikan Khusaeri yang dulu menjadi kapten Petrokimia Gresik dan menganggap Jacksen sebagai salah satu striker terbaik di Indonesia saat itu. “Sebagai stopper, saya tahu bahwa Jacksen punya kemampuan yang sangat komplet, mau dikasih bola daerah atau langsung ke kakinya dia sama-sama kuat. Walau saya di belakang, namun sudah paham apa keinginan dia di depan. Namun sekarang bersama mas Wid kami akan focus lebih dulu membawa SFC menang, setelah itu baru bersilaturahmi atau nostalgia dulu lagi,” ujarnya singkat. (dedi)

Artikel Terkait