PALEMBANG — Meski masih memendam kekecewaan usai dikalahkan oleh Bali United, Jumat (19/8) lalu, namun pelatih Sriwijaya FC Widodo C Putro mengaku siap memimpin Supardi Nasir dkk untuk bangkit saat melakoni laga terakhir putaran pertama kompetisi Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 saat menantang tuan rumah Pusamania Borneo, Sabtu (27/8) mendatang di Samarinda.

“Kita tidak boleh larut dalam kesedihan, kekalahan atas Bali United memang sangat menyakitkan karena lahir dari sebuah keputusan wasit yang kontroversial. Namun sekarang saatnya bangkit dan melupakan semuanya itu,” ujar pelatih laskar wong kito, WCP saat dihubungi Minggu (21/8) sore.

Eks asisten pelatih timnas ini pun menegaskan bahwa dirinya tidak tertekan dan lebih memilih memikirkan cara untuk membawa SFC kembali meraih kemenangan di laga berikutnya. “Begitu juga pemain, secara mental tidak ada masalah. Sekarang kami justru terpacu untuk memberikan yang terbaik dan menutup putaran pertama ini dengan manis,” tegasnya.

Menurutnya, usai mengalami kekalahan, pihaknya tidak menampik sempat mengalami rasa kecewa. “Kalaupun ada tekanan dari suporter atau pihak lain, kami menanggapinya dengan positif sebagai bentuk dukungan yang harus kami respon dengan kerja keras lebih baik lagi kedepannya,” tekadnya.

WCP menyatakan akan berbicara dari hati ke hati dengan seluruh pemain untuk lebih menyatukan visi menghadapi PBFC serta putaran kedua TSC 2016 nantinya. “Tidak ada jalan lain, kekompakan tim harus ditingkatkan dan saat turun bertanding kami juga mesti bermain efektif. Walau ada faktor non teknis, namun jika SFC mampu memanfaatkan sekecil apapun peluang terlebih dulu maka semua tidak akan berpengaruh,” pungkasnya.

Sementara itu, sekretaris tim SFC Ahmad Haris mengaku skuad SFC masih akan berada di Pulau Dewata hingga Kamis (25/8) mendatang. “Kami ingin menjaga kekompakan pemain, selain berlatih tim SFC juga akan menggelar sejumlah kegiatan yang bertujuan mendekatkan antar pemain, pelatih dan manajemen,” ujarnya singkat. (dedi)

Artikel Terkait