Meski hasil imbang tanpa sudah cukup membawa Titus Bonai dkk lolos ke final, namun manajemen Sriwijaya FC menegaskan akan tetap mengincar kemenangan saat menjamu Arema Cronus di leg kedua babak semifinal Piala Presiden 2015, Minggu (11/10) di stadion Manahan Solo. Bahkan tim pelatih laskar wong kito pun mengaku sudah melupakan hasil seri 1-1 saat kedua tim bertemu di leg pertama, Sabtu (3/10) lalu.

“Kami sudah meminta mereka tidak mengingat lagi hasil di leg pertama dan nantinya hanya fokus mencari kemenangan. Karena akan sangat riskan jika para pemain hanya mencari hasil imbang tanpa gol nanti,” ujar asisten pelatih SFC, Hartono Ruslan saat sesi jumpa pers resmi usai technical meeting kedua tim, Sabtu (10/10) di Solo.

Menurutnya, meski memiliki keunggulan mencetak gol di tandang, namun skuad Singo Edan tetap memiliki peluang yang sama dengan anak asuhnya di laga nanti. “Kami sudah 2 kali bertemu selama Piala Presiden ini, jadi sama-sama paham gaya bermain satu sama lain. Hasil imbang di leg kedua adalah buah dari evaluasi kami di pertemuan pertama, pertandingan besok adalah adu strategi dan kesiapan pemain,” tambahnya.

Sementara itu, legiun asing SFC Yu Hyun Koo mengaku kembalinya Syamsul Arif dan Juan Revi akan sangat meningkatkan daya serang Arema Cronus. “Syamsul sangat berbahaya, dia bisa bawa bola dan punya kecepatan. Sementara Juan Revi merupakan pemain yang melengkapi lini tengah Arema, saya pikir dia salah satu gelandang bertahan terbaik selama turnamen ini,” jelas pemain asal Korea Selatan ini.

Arema Cronus sendiri punya modal bagus saat menantang SFC di laga ini, karena 3 pemain yang sebelumnya absen di leg pertama kini sudah kembali dan siap bermain sejak menit awal. Kebugaran Lancine Kone yang sebelumnya sempat diragukan karena terkena cedera kini mulai pulih dan diperkirakan bisa bermain seperti biasa.

“Sebelum laga ini, kami punya waktu 4 hari untuk memperbaiki semua kesalahan di leg pertama lalu. SFC bermain sangat rapat dan disiplin, kami harus bermain dengan sabar serta efektif dalam memaksimalkan peluang. Dengan bermain full team dan dukungan Aremania yang akan memenuhi stadion Manahan, jelas sebuah keuntungan. Namun kami selalu tekankan bahwa mereka harus bekerja keras dan fokus selama 90 menit,” ujarJoko Susilo, pelatih Arema Cronus.