Laskarwongkito.com – Setiap muslim pasti ingin datang dan berkunjung ke dua kota suci, Mekah dan Madinah. Karena, di sinilah sejarah dakwah Rasulullah Saw bermula. Di dalamnya banyak sekali tempat bersejarah yang dapat dikunjungi.

Nah, buat kamu yang dalam waktu dekat akan berkunjung ke sana dalam rangka umrah, ada baiknya mengunjungi lima tempat bersejarah berikut ini.

Meski tidak masuk ke dalam rukun umrah maupun haji, lima tempat ini wajib kamu kunjungi demi mengingat banyaknya ibrah dan jejak sejarah di dalamnya. Sembari belajar sejarah, kamu juga dapat menebalkan keimanan tentang dunia Islam. Bahwa semua yang kita pelajari sedari kecil, adalah benar. Bukan karangan ataupun kisah fiksi belaka.

Apa saja kelima tempat itu?

1. Masjid Nabawi

(sumber foto: wordpress.com)

Salah satu masjid yang dibangun sendiri oleh tangan Nabi Muhammad Saw ini menjadi destinasi utama bagi kaum Muslimin saat berkesempatan mengunjungi Saudi. Selain karena terdapat makam Nabi Muhammad di dalamnya, ada juga Raudhah atau “Taman Surga”, yang dianggap sebagai salah satu tempat yang mustajab untuk berdoa.

 2. Masjid Qiblatain

(sumber foto: islamiclandmarks.com)

Sebelum dipugar, masjid ini memiliki dua kiblat: Mekkah dan Yerusalem. Itulah mengapa namanya ‘Qiblatain’, yang berarti ‘dua kiblat’. Karena dibangun di atas bekas rumah Bani Salamah, masjid ini juga dikenal dengan nama Masjid Bani Salamah.

Masjid ini adalah saksi bisu dari pemindahan arah kiblat yang dilakukan oleh Rasulullah. Kiblat yang sebelumnya menghadap ke Al-Aqsa di Yerusalem kemudian dipindah menghadap Kabah, seperti yang diperintahkan Allah Swt dalam surat kitab suci Al Quran.

Menjadi saksi sejarah membuat masjid ini tak lepas dari pemugaran. Pemugaran pertama dilakukan pada tahun 893 H/1543 M oleh Raja Sulaiman, dan yang terakhir 27 tahun yang lalu di bawah Raja Fahd.

 3. Masjid Quba

(sumber foto: islamiclandmarks.com)

Masjid Quba adalah masjid pertama yang didirikan dalam peradaban Islam — tepatnya pada tanggal 8 Rabiul Awal di tahun 1 Hijriyah (622 M). Berjarak sekitar 5 km di sebelah tenggara dari Madinah, masjid ini menjadi contoh bagi masjid-masjid lain yang dibangun kemudian.

Sama halnya seperti masjid bersejarah lainnya, bangunan ini juga mendapat beberapa renovasi. Renovasi yang pertama kali dilakukan oleh Khalifah Umar bin Abdul Aziz. Kemudian pada tahun 1986, Raja Fahd memperluas bangunannya hingga cukup untuk menampung 20 ribu jamaah.

 4. Jabal Uhud

(sumber foto: i1.wp.com)

Jabal Uhud (Bukit Uhud) adalah sebuah bukit bertinggi 1050 meter yang terletak lima kilometer di utara kota Madinah. Bukit ini menjadi salah satu tempat kunjungan peziarah Muslim, karena banyak tentara Muslim yang dimakamkan disini setelah kalah dalam Perang Uhud (625 M/3 H). Makam yang paling terkenal adalah makam paman Nabi, Hamzah bin Abdul Muthalib.

Jabal Uhud menjulang terpisah dari jajaran bukit-bukit lain di sekeliling Madinah. Karena itulah, bukit ini dinamakan “Jabal Uhud” — yang maknanya ‘bukit penyendiri’.

 5. Jabal Magnet

(sumber foto: i1.wp.com)

Sudah pernah mendengar keanehan Jabal Magnet atau ‘Jabal Jin’ ini? Ya, seperti namanya, di sini sebuah kendaraan akan bisa bergerak sendiri walau mesinnya mati. Bahkan, kecepatan kendaraan itu bisa mencapai 120 km/jam! Pemerintah Arab Saudi pun telah membangun jalan lurus beraspal agar para pengunjung yang ingin merasakan langsung pengaruh medan magnet ini bisa nyaman. (red/dil)

Artikel Terkait