Laskarwongkito.com —  Indonesia merupakan negara yang memiliki jumlah kepulauan begitu banyak, menurut data yang bisa dilihat di Wikipedia, ada lebih dari 17.000 pulau di Indonesia. Mulai dari pulau-pulau besar dan juga pulau kecil yang terbentang dari ujung Sumatera hingga Papua.

Tetapi sebagai negara kepulauan, Indonesia sebenarnya dibayangin dan terancam oleh naiknya permukaan air laut yang setiap waktunya terus bertambah. Hal ini akan berdampak pada beberapa kepulauan di Indonesia yang akan tenggelam di tahun-tahun mendatang. Waduh, gawat juga ya fren..

Inilah 5 daftar pulau di Indonesia yang terancam tenggelam di masa yang akan datang.

1. Pulau Kelor

Jpeg

(sumber foto: wordpress.com)

Pulau Kelor termasuk dalam gugusan kepulauan seribu, Jakarta, yang diprediksi dalam 40 tahun mendatang akan tenggelam. Luas pulau ini pada tahun 1980 adalah satu setengah hektar, namun saat ini luas Pulau Kelor hanya tersisa satu hektar saja. Abrasi dan pemanasan global menjadi penyebab utama dari terkikisnya luas pulau ini.

2. Pulau Sentut

PULAU SENTUT

(sumber foto: blogspot.com)

Pulau Sentut merupakan pulau terluar di Indonesia yang terletak di perairan Laut China Selatan dan berada di antara perbatasan Indonesia dengan Malaysia, tepatnya kabupaten Bintan, provinsi Kepulauan Riau. Luas pulau ini tidak sampai 2 hektar, namun saat ini luas dan ketinggiannya semakin berkurang karena abrasi dan penambangan bauksit (biji utama aluminium). Meski tidak berpenghuni, Pulau Sentut sering dijadikan sebagai tempat transit oleh TKI ilegal yang akan ke Malaysia.

3. Pulau Padang

pasumpahan

(sumber foto: i2.wp.com)

Pulau Padang yang berada di provinsi Riau ini terancam tenggelam akibat pembukaan hutan lahan gambut yang terus-menerus dilakukan. Padahal rawa gambut yang dihilangkan dari Pulau Padang merupakan benteng utama pulau di pesisir dari ancaman abrasi dan meningkatnya permukaan laut.

4. Pulau Tembora

1944276Sumbawa07780x390

(sumber foto: kompas.com)

Pulau Tembora di wilayah Riau dengan luas 200 hektar ini terancam tenggelam akibat aktifitas penambangan bauksit. Jika tidak dilakukan penambangan, sebenarnya pulau ini memiliki luas yang jauh lebih besar. Namun kini garis terluar dari Pulau Tembora sebenarnya masih terlihat, tapi sudah berada di bawah air.

5. Pulau Bali

Pulau-bali

(sumber foto: beritacenter.com)

Pulau Bali diperkirakan tenggelam akibat proyeksi curah hujan jangka panjang yang meningkat. Hal ini menyebabkan curah hujan bertambah sebesar setiap lima tahun. Luas Pulau Bali saat ini 5632 km persegi, namun pada tahun 2050 diperkirakan akan terendam seluas 489 km persegi, itupun akan terus berlanjut pada tahun-tahun berikutnya. Akibat lainnya yang muncul yaitu terpisahnya Pulau Bali menjadi dua sisi.

Duh, apa yang bisa kita lakukan ya? (red/dil)

Artikel Terkait