Laskarwongkito.com — Buat yang maniak film, tentu sudah sangat hafal dengan banyaknya judul film tanah air. Namun sebagai wong Plembang, tentunya akan sangat membanggakan jika ada film yang dibuat dan mengambil latar belakang di kota tercinta ini.

Nah, buat menambah wawasan kamu dan untuk semakin meningkatkan rasa cinta terhadap Kota Palembang, berikut Tim Limo LWK mengumpulkan lima film nasional yang mengambil lokasi syuting di Kota Palembang.

Check this out, bray..

1. Gending Sriwijaya (2013)

gending-sriwijaya

(Sumber foto: movie.co.id)

Tak banyak film yang secara khusus mengangkat kisah sejarah asli Sumatera Selatan. Yang mungkin masih diingat adalah film Sumpah Si Pahit Lidah (1989). Nah, di tahun 2013, secara khusus Pemprov Sumsel bekerja sama dengan rumah produksi pimpinan Hanung Bramantyo menggarap film bertajuk Gending Sriwijaya.

Disebut-sebut, film sejarah itu melibatkan artis lokal dari Sumsel hingga 80% dan sisanya artis dari Jakarta. Karena menurut Hanung Bramantyo selaku sutradara warga Sumatera sudah sangat ekspresif dan alami dalam berakting.

Gending Sriwijaya adalah film fiksi yang berlatar zaman Kerajaan Sriwijaya. Dalam film itu, Hanung mengangkat budaya lokal Palembang seperti tarian, silat, dan puisi. Film itu sendiri telah dirilis pada 10 Januari 2013. Sederet artis dan aktor membintangi film ini. Mereka antara lain Julia Perez, Mathias Muchus, Slamet Rahardjo, Jajang C. Noer, dan Agus Kuncoro.

2. Ada Surga di Rumahmu (2015)

ada-surga-dirumah-mu

(Sumber foto: 21cineplex.com)

Ada Surga di Rumahmu adalah film drama religi Indonesia yang dirilis pada 2 April 2015. Film dengan sutradara Aditya Gumay ini merupakan adaptasi dari novel berjudul sama karya ustadz Ahmad Al Habsyi. Film ini diproduksi oleh Mizan Production.

Film yang dibintangi Husein Alatas, jebolan Indonesian Idol 2014 ini, mengangkat kisah ustadz Ahmad Al-Habsyi. Ada dua tempat yang dijadikan lokasi syuting selama di Palembang, yakni di Kampung Muaro Jl Ali Gatmir Seberang Ilir dan Jl KH Azhari lorong BBC.

3. The Best Teacher (2012)

the-best-teacher

(Sumber foto: mohawkfilm.co.id)

Film ini berkisah tentang perjuangan seorang Laurra, gadis belia, seorang sarjana sastra, lulusan salah satu universitas di Singapura. Film dimulai saat Laura tengah menunggu penerbangan ke kota Palembang dalam rangka studi banding mengenai pendidikan yang ada di beberapa kota di Indonesia.

The Best Teacherdibuat dan disutradarai oleh Adie Mohawk Shceetpov (29), dari rumah produksi Mohawk Film Jakarta.

Di Palembang, pengambilan gambar berupa tokoh Laurra yang mengajar di dua sekolah, SMP Negeri 1 Palembang dan SMA Negeri Plus 17. Lalu, pengambilan gambar di atas Jembatan Ampera dan di salah satu tempat penjualan pempek.

Beberapa pemeran lokal dalam film tersebut, juga dilibatkan seperti Reaga (13) pemeran Ali, siswa SMP IGM. Lalu M Agus (13), pemeran Lucky, siswa SMP IGM, Guntur (15) pemeran Nino, siswa SMP IGM, Ahmad Nanda Syahputra (10) pemeran Edo, siswa SD Harapan Mulia serta Rizky Nopriansyah (13) pemeran Ahmad, siswa SMP IGM.

4. Dapunta, Pengejar Angin (2011)

pengejar-angin

(Sumber foto: inilah.com)

Film ‘Pengejar Angin’ menceritakan seorang remaja bernama Dapunta (Qausar) yang sangat ingin melanjutkan pendidikannya ke jenjang kuliah. Namun keinginannya ditentang sang ayah (Mathias Muchus). Ayah Dapunta dikenal sebagai pengejar angin, julukan pelari tercepat di kampung itu dan juga pemimpin dari para bajing loncat di kampung mereka. Dapunta pun tak menyerah dengan cita-citanya. Berbekal dukungan sang ibunda (Wanda Hamidah) dan kemampuan berlari yang cepat, Dapunta mengikuti ajang SEA Games demi menggapai mimpinya melanjutkan pendidikan di bangku kuliah. Itulah sepenggal synopsis dari film ini.

Dalam film yang diproduksi Putaar Production ini, Alex Noerdin ikut terlibat berperan sebagai Gubernur Sumsel.

Seperti diketahui ‘Pengejar Angin’ merupakan film promosi Sumsel dalam rangka menyambut SEA Games XXVI. Aktor-Aktris beken juga meramaikan Film ini seperti: Mathias Muchus, Lukman Sardi, Agus Kuncoro, Wanda Hamidah sementara pemain pendatang baru, seperti Qausar Harta Yudana, Giorgino Abraham, Siti Helda dan Martua. Film yang muatanya kental budaya sumsel telah rilis di bioskop 3 November lalu.

5. Romansa : Gending Cinta di Tanah Turki (2016)

romansa

(Sumber foto: joglosemar.co)

Film drama Indonesia Gending: Cinta di Tanah Turki 2016 merupakan film yang berasal dari Indonesia dengan genre Drama. Film ini disutradarai oleh Bambang Drias dan diproduseri oleh Tity Hatta. Sejumlah artist top Indonesia akan bermain di film ini seperti Vicky Shu, Ramon Y, Dikta Wicaksono.

Film ini sudah ditayangkan pada bulan maret tepatna tanggal 17 Maret 2016 lalu. Awalnya judul film ini sempat memunculkan dua judul yaitu Romansa Bianglala Istandul, menjadi Sunset Love In Istanbul dan yang terakhir adalah Romansa: Gending Cinta di Tanah Turki. Sebagian besar syuting film ini dilakukan di Istanbul Turki, dan yang lainnya yaitu di Palembang.

Mengambil lokasi 80 persen di Turki dan 20 persen di Palembang, sebenarnya film ini mengangkat misi budaya Indonesia, khusunya budaya Palembang. Film ini mengenalkan tarian tradisional Palembang di Turki. Film ini sangat didukung Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin karena mengangkat misi budaya Palembang.

Nah, ternyata Palembang sudah sering dilirik oleh para sineas untuk dijadikan latar film. Hal tersebut bisa jadi disebabkan karena banyak spot cantik yang dimiliki oleh Kota Palembang sekarang. Belum lagi latar belakang sejarah yang cukup kaya.

Duh, jadi makin bangga menjadi wong kito! (red/dil)

RelatedPost