laskarwongkito.com – Boleh jadi, selama ini perpustakaan itu identik dengan suasana yang hening senyap. Cuma terdengar suara kertas halaman buku yang dibalik. Sesekali ada suara batuk, dari satu sudut. Sementara wajah pemilik suara itu tidak kelihatan, tertutup tumpukan buku. Terpekur mengamati baris demi baris paragraf demi menemukan kalimat referensi yang dibutuhkan.

Hii, itu perpus atau kuburan? Horor banget yak?

Belum lagi bau apek khas rak buku yang sudah termakan usia dan debu yang rajin turun melapis, meski setiap hari telah dibersihkan. Duh, nggak banget kan?

Guys, begitulah stereotype perpustakaan era jadul. Tapi, coba deh kamu main ke Perpustakaan Daerah ini. Suasana kekinian akan terasa sekali.

Pertama kali masuk, kamu akan dibuat terkesima. Automatic door yang dilengkapi dengan detektor logam bakal menyambut langkah kaki ke ruangan lobi yang lega dan sejuk. Karena semua ruangan di bangunan induk sudah full AC.

Nah, buat kamu yang udah lamaa.. banget nggak berkunjung ke Perpus yang terletak di Jalan Demang Lebar Daun No 47 Palembang ini, berikut lima hal yang bisa bikin kamu kembali betah nongkrong di perpustakaan milik Pemprov Sumsel tersebut.

Apa saja? Yuk disimak :

1. Suasananya Adem

05-perpusda-700px

Suasana di ruang baca.

Seperti yang disebut pada pembuka kalimat tulisan ini, kamu akan menjumpai suasana berbeda saat menjejakkan kaki ke dalam Perpusda. Adem banget. Soalnya, di setiap ruangan sudah dilengkapi dengan pendingin ruangan AC dan ditambah pula dengan beberapa kipas angin di langit-langit ruangan baca dan ruangan koleksi. Oya friend, setidaknya ada tiga ruangan koleksi yang dimiliki, yakni ruang buku umum, diktat/referensi dan skripsi/jurnal penelitian.

2. Full Computerized

01-perpusda-700px

Mudahnya mencari koleksi

Bagian ini yang menjadikan Perpusda menjadi semakin kekinian. Semua perangkat sudah terkomputerisasi. Mulai dari scan kartu ID, pendaftaran anggota baru, pembuatan kartu ID – yang sudah secanggih pembuatan SIM – hingga  proses peminjaman yang cukup meletakkan buku di alat pemindai. Semuanya dilakukan serba otomatis dan digital.

Bahkan, pencarian judul buku pun bisa dilakukan dengan cepat di salah satu komputer yang ada di ruang lobi, bersebelahan dengan tempat pendaftaran. Silahkan dimanfaatkan untuk mencari buku yang kita butuhkan, dengan mengetik keyword pada komputer khusus pencarian yang ada. Nomor buku pun akurat menunjukkan lokasi rak penyimpanannya dan di situ kita juga bisa mengetahui riwayat peminjaman buku.

3. Wifi Kencang

06-perpusda-700px

Free Wifi

Nah, yang ini bisa menjadi alasan utama kamu bisa berbetah-betah dalam waktu yang lama. Soalnya, di dalam Perpusda ini, sudah tersedia jaringan wifi yang disediakan gratis. Kecepatannya juga cukup kencang. Meski demikian, demi kebaikan bersama, jangan disalahgunakan untuk menonton streaming ataupun mendownload film ya.

Soalnya kasihan dengan teman-teman yang lain. Utamanya saat jam sibuk, antara pukul 10.00 hingga pukul 15.00 WIB. Itu pengunjung Perpusdanya padat. Dan rata-rata membawa laptop.

Oya, meskipun gratis, Perpusda menerapkan aturan unik. Hanya satu gadget saja yang boleh didaftarkan per satu kartu anggota. Jadi, kamu harus memilih, apakah handphone ataukah laptop kamu yang hendak didaftarkan di jaringan internet Perpusda itu.

Soalnya, sistem otomatisasi yang mengatur pembagian wifi ini, tidak memungkinkan kamu untuk curang dengan berganti-ganti gadget setiap hari. Bisa jadi, ini demi asas keadilan ya. Menjaga wifi tersedia cukup untuk banyak orang.

Satu lagi, bagi mereka yang tidak membawa gadget untuk melakukan browsing dan pencarian data, tenang saja. Perpusda juga menyediakan ruang komputer khusus untuk mengakses internet. Lumayan banyak komputernya, ada sekitar sepuluh buah.

4. Hari Minggu Tetap Buka

Sibuk sepanjang waktu karena bekerja sehingga tidak sempat datang ke Perpusda di waktu jam kerja? O jangan khawatir, Perpusda memberikan jam buka yang sangat fleksibel.

04-perpusda-700px

Jam buka perpustakaan daerah

Jam operasional Perpusda buka dari pukul 08.00 hingga pukul 18.00 WIB di hari kerja. Selain itu, Sabtu dan Minggu, Perpusda tetap buka, dengan jam yang menyesuaikan. Satu-satunya hari libur bagi karyawan Perpusda adalah jika jatuh pada tanggal merah.

Nah, jika memang lagi butuh referensi ke Perpusda, kamu bisa menyambanginya sepulang jam kerja atau bisa pula pada waktu akhir pekan. Sekalian mengajak jalan-jalan keluarga.

5. Perpustakaan Anak

Fasilitas yang satu ini, bukan untuk pasangan yang telah punya anak saja ya. Jika kamu punya adik atau keponakan usia Sekolah Dasar, maka keputusan untuk mengajaknya ke sini adalah sangat tepat.

02-perpusda-700px

Pencarian buku

Bukan hanya banyak judul buku bermuatan pendidikan yang aman buat anak, di sini juga ada berbagai perangkat komputer interaktif yang berisi permainan edukatif di dalamnya. Silahkan dimanfaatkan sepuasnya agar anak ataupun adik kita semakin akrab dan menggemari buku sejak usia dini.

Nah bagaimana, kamu tertarik kan? Ayo kembali kunjungi Perpustakaan Daerah. Apalagi akses ke sini pun tidaklah sulit. Dengan menumpang buskota Jurusan Bukit-Ampera ataupun Transmusi kamu bisa menyambanginya. Kapan lagi bisa memperkaya literasi dengan tajin membaca. (red/Kontributor : Pakdezaki)

RelatedPost