PALEMBANG — Berbeda dengan pemain lain yang memilih pulang ke rumah di masa libur usai laga melawan Pusamania Borneo FC (27/8) kemarin, Teja Paku Alam tetap pulang ke Wisma Atlet Jakabaring Palembang dan tetap berlatih seperti biasa. Namun penjaga gawang Sriwijaya FC ini mengaku akan memanfaatkan masa libur ini dengan berlatih bersama tim PON Sumsel yang tengah mempersiapkan diri menghadapi PON 2016 Jawa Barat.

“PON Jawa Barat sudah dekat dan saya punya kewajiban untuk berlatih bersama dengan pemain lainnya agar target medali emas yang dicanangkan sebelumnya dapat kami penuhi,” ujar alumnus SFC U21 ini saat dihubungi Miggu (28/8) sore. Apalagi diakuinya, target medali emas sepakbola di ajang pesta olahraga terbesar di tanah air ini juga sama pentingnya dengan target SFC di kompetisi TSC 2016.

“Tim PON Sumsel sudah mempersiapkan diri sudah sejak lama dan selama ini saya pun menjadi bagiannya. Sekarang apa yang kami perjuangkan selama ini sudah dekat, tentu saya harus memberikan kontribusi maksimal untuk tim nantinya,” tambahnya. Teja sendiri mengaku bahwa tim PON Sumsel memang cukup berperan penting dalam perkembangan kariernya selama ini.

Sebelumnya, saat nyaris tidak pernah mendapat kesempatan saat SFC dilatih oleh Beny Dollo, Teja akhirnya memilih berlatih bersama tim PON Sumsel. Hal ini dilakukannya agar insting bermainnya tetap terjaga dan terus mendapat atmosfer pertandingan. “Di tim PON Sumsel, saya mendapat kepercayaan yang besar dan saya harus membayarnya dengan penampilan yang terbaik. Kami pun sudah melalui semua tahapan dengan baik, termasuk menjuarai ajang Porwil Sumatera tahun lalu sekaligus merebut tiket ke PON ini,” tambahnya.

Di tim PON Sumsel, selain mengamankan gawangnya, Teja pun dikenal punya tugas lain yang cukup penting. Salah satunya adalah menjadi eksekutor tendangan penalti, sesuatu yang tidak lazim dan biasanya hanya dilakukan oleh pemain non penjaga gawang. “Selama ini saya selalu ditunjuk menjadi penendang penalti, tentu saya harus siap bila ditunjuk dan tidak ada masalah dengan hal itu,” pungkasnya. (dedi)

Artikel Terkait