PALEMBANG — Pelatih SFC Oswaldo Lessa menyebut bahwa selain fokus mempersiapkan tim SFC, dirinya pun juga sudah memberikan masukan kepada anak asuhnya terkait kualitas tim lawan. “Semua tahu marquee player mereka sangat berbahaya, tapi bukan hanya itu. Semua pemain di lini depan mereka tidak boleh diabaikan, Greg dan Bayu Gatra punya potensi untuk merepotkan sepanjang pertandingan, ditunjang Slamet Nurcahyo yang juga sangat baik dalam mengatur serangan. Keempat pemain ini tidak boleh dibiarkan berkreasi nanti,” jelas Lessa.

Walau sempat menjadi bagian dari tim MU musim lalu, Lessa menyebut bahwa saat ini semuanya sudah berubah dan pemain tidak akan bisa berleha-leha saat pertandingan ini. “Mereka dalam kepercayaan tinggi, tapi saya pikir SFC bisa menang nanti. Namun semua kekurangan seperti laga sebelumnya harus diperbaiki, di laga terakhir kami setidaknya ada 3-4 peluang bikin gol, bahkan ada 1 yang seharusnya 90 persen bisa skor. Tentu kesalahan seperti itu tidak boleh terulang lagi,” tegasnya.

Sementara itu, Gomes De Oliveira mengaku sangat senang mendengar kabar bahwa banyak pemain SFC yang bertumbangan dan diragukan dapat tampil di laga ini. “Jika memang duo Brasil SFC tidak fit 100 persen, tentu saya senang. Karena semua serangan mereka bertumpu ke Beto dan Hilton, jika tidak dalam kondisi terbaiknya maka itu keuntungan bagi MU,” ujarnya.

Di kubu MU sendiri, 1 nama dipastikan di laga ini yakni gelandang asal Australia, Dane Milovanovic karena terkena hukuman akumulasi kartu. “Sebagai gantinya, kami mungkin akan mencoba komposisi baru. Apalagi kami juga masih ada striker Sanogo yang punya tinggi badan. Bisa juga kami kembalikan Rizky Dwi Febrianto ke tengah, walau kemarin dia sudah sangat baik bermain sebagai bek kiri. Saat uji coba lapangan kami akan lihat kondisi terakhir, yang jelas MU harus mendapat poin di laga ini,” tekadnya. (dedi)

Artikel Terkait