PALEMBANG — Hasil buruk yang menimpa Sriwijaya FC di 3 pertandingan terakhir langsung mendapat perhatian dari jajaran manajemen laskar wong kito. Usai mendarat di Palembang, Jumat (2/6) siang, pelatih kepala Oswaldo Lessa langsung dipanggil oleh manajer SFC, Nasrun Umar guna membahas hal ini.

Turut hadir dalam pertemuan ini, sekretaris PT SOM, Faisal Mursyid selaku pengelola SFC dan sepanjang 1 jam rapat, kedua belah pihak membahas situasi terkini dan evaluasi tim kedepannya. “Tadi memang manajer SFC sudah menyampaikan pesan langsung dari bapak Pembina yakni Gubernur Sumsel serta Presiden SFC terkait performa tim belakangan ini,” ungkap Faisal Mursid saat dikonfirmasi mengenai hal ini.

Menurutnya, jajaran manajemen sudah membuat sebuah catatan penting terkait penampilan Ichsan Kurniawan dkk sepanjang 9 laga yang sudah dimainkan di kompetisi Liga 1 Indonesia 2017. “Jadi tadi semua dibahas, pelatih juga menyampaikan apa yang terjadi secara teknis di lapangan, lalu juga mengenai langkah kedepan termasuk konsekuensi yang akan terjadi nanti,” jelasnya.

Meski menuai hasil buruk di 3 laga terakhir yang berujung dengan terdamparnya SFC di peringkat 13 klasemen sementara Liga 1 Indonesia 2017, pihaknya tetap akan melakukan proses evaluasi dengan kepala dingin. “Semuanya juga sudah kita laporkan serta konsultasikan dengan Presiden SFC, kini kita tidak melihat ke belakang lagi dan fokus menghadapi laga lanjutan melawan Mitra Kukar (7/6) mendatang,” tambahnya.

Sementara itu, pelatih SFC Oswaldo Lessa membenarkan bahwa dirinya memang sudah dipanggil langsung oleh jajaran manajemen guna membahas performa tim. Soal target yang dibebankan kepada dirinya, pelatih asal Brasil ini menyebut bahwa dirinya siap berusaha keras agar dapat memenuhi target tersebut.

“Ini situasi normal di sepakbola, saya juga berterima kasih karena masih diberikan kesempatan sekali lagi. Melawan Mitra Kukar  nanti seluruh tim wajib memperbaiki penampilan. Hari Sabtu (3/6) saya akan mengumpulkan pemain dan berbicara mengenai persiapan nantinya, soal target yang dibebankan itu bagi saya juga wajar dan hanya dengan kemenangan serta peningkatan kualitas untuk menjawabnya,” pungkasnya.

Menurunnya penampilan SFC sendiri sudah memancing reaksi dari sejumlah agen yang berusaha memasukan pelatih baru ke Palembang. “Sudah ada yang menelpon, menginbok atau mengirim email secara langsung dan menawarkan pelatih. Tetapi sesuai arahan dari Presiden maka semuanya kita tamping dulu sembari kita menyelesaikan evaluasi 10 pertandingan pertama di kompetisi,” jelas sekretaris tim SFC, Achmad Haris saat dikonfirmasi. (dedi)

Artikel Terkait