PALEMBANG — Pesatnya pembangunan yang dilakukan oleh Provinsi Sumatera Selatan menjadi daya tarik bagi lembaga pertahanan nasional republik Indonesia (Lemhanas RI) untuk melakukan Studi Strategis Dalam Negeri (SSDN) program reguler angkatan di Sumsel IV 2016.

Pengajar Bidang Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Lemhannas, Brigjen TNI Syahiding, mewakili Gubernur Lemhanas mengatakan terimakasih atas kesempatan yang kedua kalinya diberikan oleh Gubernur Sumsel untuk mengenal Sumsel secara mendetail.

Menurutnya, kegiatan ini diselenggarakan untuk membantu Presiden RI memberikan pendidikan, pemantapan nilai-nilai nasional serta dapat mengetahui dan menyelesaikan permasalahan melalui pendekatan sehingga memperoleh gambaran.
“Kegiatan para peserta SSDN difokuskan pada aspek penguasaan dan pengembangan karir. Para peserta yang berjumlah 33 orang , 27 peserta sisanya pemdamping dapat melakukan kunjungan di berbagai instansi yang ada di Sumsel seperti kantor Walikota dan Polda,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kenapa memilih Sumsel sebagai lokasi SSDN. “Karena memang Sumsel sangat kaya akan sumber daya alam, budaya, kuliner juga saat ini kami memonitoring pembangunan light rail transit dan moto gp,” katanya.

Ditambahkannya, hasil akhir dari SSDN tersebut akan dipaparkan langsung kepada Presiden RI, Joko Widodo. “Di Sumsel bukan hanya aspek pariwisata dan budaya tetapi industrinya juga luar biasa berkembang,” ungkapnya.

Sementara itu, Gubernur Sumsel Alex Noerdin menyatakan, berbicara mengenai Sumsel tidak akan ada habisnya, dengan sejarah kekuasaan kerajaan Sriwijaya yang daerahnya melebihi luasnya wilayah Indonesia itu sudah membuktikan seadainya Jakarta sudah tidak sanggup lagi menjadi ibukota Indonesia, Sumsel siap menggantikannya.

“Tetapi kita tidak harus melulu melihat masa lalu, tetapi juga harus melihat masa depan. Kita yakin jika suatu daerah yang melakukan pembangunan tidak mungkin cukup dengan kekuatan APBD sendiri, jadi kami harus pintar mengelola ini dengan menarik investasi dari luar,” ucapnya.

Alex Noerdin menjelaskan, kalau ada satu daerah yang maju dan rakyatnya sejahtera pasti kepala daerahnya juga hebat dan begitu sebaliknya. “Dari sejak awal kami selalu konsisten pada pembangunan jangka menengah yaitu pendidikan, kesehatan dan lapangan kerja, yang tentunya ketiga hal ini mengutamakan sumber daya manusia,” jelasnya.

Banyak cara untuk untuk memperkenalkan Sumsel di kancah nasional maupun Internasional, menurut Alex Noerdin Sumsel memilih bidang olahraga. “Ini terbukti dengan even olahraga nasional dan internasional byang diadakan di Sumsel, bahkan kami sudah lupa kapan PON dilaksanakan disini,” pungkasnya. (juniara)

RelatedPost