PALEMBANG — Meski tim lawan tidak akan tampil tanpa kekuatan terbaiknya dan dipastikan hanya bisa memainkan 2 legiun asingnya, namun pelatih Sriwijaya FC Osvaldo Lessa menyebut Semen Padang tetap akan menjadi lawan tangguh nantinya. Skuad Kabau Sirah saat menjamu Laskar Wong Kito dalam Derby Sumatera di laga pembuka kompetisi Liga 1 Indonesia, Senin (17/4) malam di stadion H Agus Salim Padang sudah pasti tanpa Ko Jae Sung yang saat ini harus beristirahat cukup lama karena terkena cedera.

Pemain asal Korsel tersebut terkena cedera saat laga uji coba terakhir melawan PS TNI, Rabu (5/4) lalu dan diperkirakan akan menepi setidaknya selama 3 bulan. Mantan pemain Pusan Park FC ini mengalami cedera engkel kaki kiri dan patah tulang (fraktur fibula). Namun kondisi ini diakui Lessa sebagai situasi yang tidak akan otomatis menguntungkan timnya.

“Mereka adalah tim yang solid dan tidak banyak melakukan pergantian pemain, musim lalu saat masih di Madura United, pemain asing Semen Padang yang bermain juga hanya 2 orang tetapi tetap berbahaya. Jadi absennya Ko Jae Sung justru menjadi bumerang buat SFC, karena saya tahu pemain penggantinya pasti akan bertambah semangat ingin membuktikan kualitasnya,” jelasnya saat dihubungi Jumat (14/4) sore di stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang.

Diakuinya, bermain di kandang lawan yang memiliki catatan rekor impresif musim lalu pasti akan menghadirkan masalah buat pihaknya. “Absennya 1 pemain saya rasa tidak akan terlalu banyak berpengaruh, tetapi musim ini juga ada regulasi baru, pergantian pemain lalu kewajiban memainkan muda sehingga semua pelatih pasti mengalami kendala yang sama,” ugkapnya.

Namun meski akan bermain di kandang lawan, Lessa menyebut anak asuhnya tidak akan bermain negatif dan tetap memforsir kemenangan. “Buat menjadi juara, kami tidak akan pernah berpikir buat memilih lawan atau hanya mencari aman saat tandang. Jika ada kesempatan dan mau kerja keras, poin penuh harus dikejar,” tegasnya.

Sementara itu, Hilton Moreira mengomentari perubahan jadwal SFC di kompetisi Liga 1 Indonesia 2017 sebagai sesuatu yang tidak akan berpengaruh banyak. “Kemarin saat draft jadwal dan bertemu PS TNI, banyak yang bilang itu jadwal yang bagus karena kualitas lawan di bawah SFC, sekarang justru berat karena Semen Padang kuat di kandang. Saya pikir mentalitas seperti itu harus kami ubah, tidak ada jaminan SFC akan otomatis menang lawan PS TNI atau pasti kalah ketika di Padang. Tetapi karena ini laga perdana, penting buat kami meraih hasil optimal untuk meningkatkan moral seluruh tim,” jelasnya singkat (dedi)

Artikel Terkait