Meski harus menghadapi tuan rumah yang pasti akan didukung oleh ribuan pendukungnya, namun Sriwijaya FC tetap mengusung optimisme tinggi saat menghadapi Persib Bandung, Sabtu (26/3) mendatang. Pasalnya, di laga pamungkas grup A turnamen Piala Bhayangkara ini skuad laskar wong kito akan bermain dengan kekuatan penuh.

“Kembalinya Fachrudin akan menambah kekuatan SFC, karena kehadirannya sangat kami perlukan untuk menopang Achmad Jufrianto sebagai benteng terakhir pertahanan SFC,” jelas asisten pelatih SFc, Hartono Ruslan saat dihubungi Rabu (23/3) sore. Fahrudin sendiri memang harus absen di laga terakhir SFC melawan Mitra Kukar (22/3) kemarin karena menjalani hukuman akumulasi kartu.

Selain itu, sektor kebugaran pemain yang sempat menjadi permasalahan besar SFC kini juga tidak menjadi masalah. “Kami bersyukur, karena setelah dihajar dengan jadwal pertandingan yang ketat yakni bermain 3 kali dalam 5 hari, pemain SFC akhirnya mendapat kesempatan istirahat 3 hari sebelum melawan Persib nanti,” ungkap eks pelatih Persik Kediri ini.

Pihaknya pun mengaku selalu mengingatkan Achmad Jufrianto dkk untuk hanya fokus ke pertandingan melawan Persib nanti dan tidak bergantung dengan hasil di partai lainnya di grup A. “Secara matematis, 4 tim di grup A masih berpeluang, 2 laga yang dimainkan Kamis (24/3) juga akan mempengaruhi posisi di klasemen. Namun kami tegaskan bahwa mereka tidak boleh terpengaruh hal tersebut dan hanya fokus meraih penuh melawan Persib nanti agar tiket di babak semifinal dapat diraih tanpa bergantung tim lain,” tegasnya.

Untuk lebih mempercepat pemulihan pemain, tim pelatih SFC pun meliburkan seluruh pemain Rabu (23/3) dan baru akan kembali berlatih Kamis (24/3) di lapangan Pusdipom Cimahi. “Libur ini memang sengaja kami berikan karena sejak dari Kaltim lalu mereka tidak pernah mendapat beristirahat. Kami berharap pemain dapat lebih bugar dan kondisinya bugar 100 persen nantinya melawan Persib,” tambahnya.

Sementara itu, sekretaris tim SFC Achmad Haris mengaku pihaknya enggan mengomentari jadwal pertandingan Piala Bhayangkara yang dinilai banyak menguras fisik pemain. “Ini adalah konsekuensi sebuah turnamen yang jadwalnya disusun tanpa drawing, namun sekali lagi semua itu bukan alasan dan SFC dari awal tidak mempermasalahkannya. Sekarang fokus kami hanya bagaimana pemain cepat pulih dan memastikan SFC dapat bermain ke Palembang di babak semifinal nanti,” ujarnya singkat.