PALEMBANG — Kebobolan 2 gol saat melawan Bali United (7/2) menyisakan PR buat jajaran pelatih Sriwijaya FC. Apalagi 2 gol yang bersarang ke gawang Teja Paku Alam tersebut berasal dari skema yang sama yakni set piece bola mati. Hal ini juga yang menjadi perhatian khusus Widodo C Putro jelang laga kedua grup 4 Piala Presiden 2017 melawan Barito Putera, Senin (13/2) sore di stadion I Wayan Dipta Gianyar Bali.

Sosok Bio Paulin yang di laga perdana memulai pertandingan dari bangku cadangan kemungkinan akan ditampilkan untuk memperkuat lini pertahanan laskar wong kito nantinya. Kehadiran pemain naturalisasi asal Kamerun ini memang diperlukan untuk mengantisipasi bola-bola atas yang menjadi titik lemah SFC sebelumnya. Apalagi Firdaus Ramadhan juga terkena luka di bagian pelipis matanya saat terkena terjangan Taufiq, pemain Bali United di laga pertama lalu.

“Saat melawan Bali, pemain SFC banyak melakukan pelanggaran di daerah sendiri yang akhirnya bisa dimanfaatkan oleh lawan. Selain itu, komunikasi antar pemain juga belum baik sehingga beberapa kali para penyerang kita harus turun jauh ke belakang membantu pertahanan, kedepan hal ini harus kita perbaiki,” ujar WCP saat dihubungi Minggu (12/2) sore.

Selain rotasi di lini belakang, pihaknya juga berencana akan melakukan rotasi di sektor lini depan. M Nur Iskandar yang di laga perdana juga masuk sebagai pemain cadangan, kemungkinan akan dimainkan sejak menit awal. Menurutnya, di turnamen ini pihaknya memang akan mencoba seluruh pemain, terutama yang baru bergabung musim ini.

“Saya juga harus membuat beberapa skenario lainnya, apalagi kedepan nanti ada even SEA Games dan kemungkinan pemain seperti Zalnando atau Yanto Basna bisa terpanggil,” jelasnya. Uji coba formasi memang mutlak dilakukan, mengingat banyak regulasi yang diterapkan oleh PSSI seperti kewajiban penggunaan 5 pemain U22 di setiap pertandingan kedepannya. (dedi)

Artikel Terkait