Pemain Sriwijaya FC, Syakir Sulaiman mendapat kejutan di hari ulang tahunnya, Rabu (30/9). Tidak hanya dari rekannya yang menghadiahinya siramain air usai latihan di stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, namun juga dari sang pacar Putri Viola yang rela khusus datang dari Jakarta di hari bahagia pemain asal Aceh tersebut.

Sang pacar yang bekerja sebagai presenter di salah satu televisi swasta ini mengaku tidak menyiapkan banyak acara dan hanya mengajak tiup lilin serta makan bersama. “Yang terpenting adalah doa, semoga Syakir makin dewasa, mandiri dan performanya di lapangan terus meningkat. Kalau kemarin dibilang sudah lebih baik, maka kedepan bisa stabil serta membawa SFC juara lagi,” ungkap Putri Viola saat dihubungi tengah dalam perjalanan kembali ke Jakarta, Rabu (30/9) sore.

Sementara itu, Syakir mengaku di hari lahirnya ini hanya berdoa agar terus diberikan kesehatan dan diberikan kemudahan menjalani kariernya di dunia sepakbola. “Semoga sepakbola di tanah air cepat normal lagi, karena bagaimanapun pemain butuh kompetisi serta pertandingan agar bisa menafkahi keluarganya. Soal target di SFC, saya ingin sekali membawa tim ini juara di Piala Presiden walau belakangan kami sedikit diremehkan oleh tim lain,” ujar pemain muda terbaik ISL 2013 ini.

Terkait laga melawan Arema, menurutnya SFC saat ini sudah jauh lebih siap meski kemarin di fase grup harus menerima kekalahan 1-3 dari Singo Edan. “Saat itu persiapan kami belum maksimal karena baru menggelar latihan, dan sebenarnya juga gol yang kami terima juga lahir dari kesalahan sendiri. Sekarang tentu semua berbeda dan seluruh pemain sudah belajar dari pengalaman kemarin,” jelasnya.

Menurutnya, di babak semifinal ini seluruh rekannya termasuk dirinya pun tidak pernah memilih lawan dan hanya fokus pada tim sendiri. “Jika disebut mental Arema yang naik karena menang di 2 leg babak 8 besar, begitu juga dengan SFC. Soal strategi, itu merupakan area pelatih yang lebih tahu kelemahan dan keunggulan lawan, namun kami akan bertanding dengan target tidak hanya mencari hasil imbang,” tambahnya.

Selain itu, dirinya pun enggan mengomentari bakal absennya beberapa pilar Arema seperti Syamsul Arif atau Juan Revi nantinya. “Siapapun pemain yang diturunkan, Arema tetaplah tim kuat yang berbahaya. Motivasi SFC pun sekarang juga sangat tinggi, pernyataan pelatih lain yang merendahkan kami menjadi semangat tambahan, namun sekali lagi saya pribadi sangat respek dengan seluruh semifinalis, tapi kami percaya dengan tim ini,” pungkasnya.