PALEMBANG — Perjuangan Sriwijaya FC untuk meraih poin penuh saat melawan Arema Cronus, Minggu (14/8) malam dipastikan tidak akan mudah. Pasalnya, laskar wong kito sudah dipastikan tidak akan diperkuat oleh top skor sementara tim, Alberto Goncalves.

Penyerang asal Brasil ini memang harus absen karena menjalani hukuman akumulasi kartu kuning dan surat resmi larangan bermain pun sudah diterima manajemen SFC dari PT Gelora Tri Semesta (GTS) selaku operator kompetisi Torabika Soccer Championship (TSC) 2016.

“Sebenarnya kita sudah melayangkan surat yang berisi keberatan terhadap keputusan wasit Thabrani yang memberikan KK terhadap Beto saat laga melawan PS TNI lalu sehingga munculnya hukuman akumulasi ini. Namun Kamis (11/) malam kemarin kita sudah menerima Nota Larangan Bermain kepada Beto saat melawan Arema nanti, sehingga surat kemarin otomatis ditolak,” ungkap Achmad Haris, sekretaris

Manajer SFC, Nasrun Umar sendiri mengaku absennya Beto di satu sisi memang sangat merugikan tim kebanggaan masyarakat Sumsel ini. “Faktanya Beto adalah top skor SFC saat ini dan punya peranan penting di dalam tim. Namun kita tidak boleh menyerah dan saya percaya pemain lain dapat mengisi perannya nanti dengan sama baiknya,” tegasnya.

Beto sendiri saat dikonfirmasi mengaku sangat kecewa gagal bermain di laga big match melawan Arema nanti. “Namun bukan karena lawannya Arema saja, tapi karena saya memang tidak merasa melakukan pelanggaran yang layak dihadiahi kartu kuning saat melawan PS TNI kemarin,” ungkap Beto saat ditemui di Wisma Atlet Jakabaring, Jumat (12/8) sore.

Menurutnya, saat mendapat umpan dari Anis Nabar di menit 55 babak kedua tersebut, dirinya melihat kiper PS TNI Dhika Bhayangkara juga keluar dari gawang dan berusaha mempersempit ruang tembaknya. “Saya tidak mendengar peluit wasit dan begitu juga kiper PS TNI, wasit juga tidak memberikan peringatan terlebih dulu dan langsung memberikan KK, itu sangat aneh padahal sepanjang pertandingan sebelumnya saya pun tidak pernah melakukan pelanggaran terhadap lawan,” tambahnya.

Terpisah pelatih SFC Widodo C Putro mengaku sudah menyiapkan pemain pengganti di posisi Beto dan menegaskan pihaknya tidak akan menyerah dengan hal ini. “Pasti saya sudah siapkan penganti dan taktik melawan Arema. Tetapi tidak bisa saya ungkapkan ini terkait teknis, namun saya punya 22 pemain yang setiap harinya dilatih dengan program yang sama dan saat diturunkan semuanya harus siap,” jelasnya singkat. (dedi)

RelatedPost