Asap tebal yang menyelimuti Palembang belakangan ini mulai dirasakan dampaknya oleh masyarakat, tidak terkecuali pemain Sriwijaya FC. Bahkan sesi latihan Kamis (27/8) pagi di stadion Gelora Sriwijaya FC sempat tertunda selama hampir 1 jam karena lapangan ditutupi oleh tebalnya asap.

Seharusnya, latihan akan dimulai pukul 07.00 WIB, namun tim pelatih laskar wong kito tidak mau mengambil resiko dan memilih menunggu hilangnya asap terlebih dulu. Titus Bonai dkk pun akhirnya baru memasuki lapangan dan memulai latihan pada pukul 07.50 WIB meski asap masih terlihat sedikit..

“Kita tidak ingin paksakan, karena tebalnya asap ini bisa membuat pemain terkena penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), tentu tidak boleh ambil resiko karena pertandingan sudah semakin dekat sekarang,” ujar pelatih SFC, Beny Dollo saat ditemui di lapangan. Selain itu, dirinya juga melihat jarak pandang pemain di lapangan juga terganggu karena asap tersebut.

Hal yang sama juga dikatakan asisten pelatih, Hartono Ruslan yang mengatakan penundaan jam latihan tersebut juga untuk kepentingan kesehatan pemain. “Tadi sudah kita coba, mata akan terasa perih jika dipaksakan. Jadi kita putuskan menunggu sebentar saat matahari sudah semakin terang dan asap berkurang,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, tim pelatih SFC juga mengatakan bahwa saat ini jadwal latihan sudah mulai dikurangi dibanding sepekan awal sebelumnya. “Kemarin kita terapkan latihan 2 kali sehari untuk menggenjot fisik, namun sekarang sudah kita kurangi karena pertandingan sudah semakin dekat dan fokus ke teknik dan taktik,” jelas Hartono.

Sementara itu, pelatih fisik Gaselly Jun Panam mengatakan kondisi fisik pemain SFC saat ini hampir mendekati peak performance yang ditargetkan saat memulai latihan pada 17 Agustus lalu. “Persiapan 2 minggu memang tidak ideal, namun kita terus maksimalkan agar pemain siap bermain selama 90 menit di putaran grup nanti. Selain itu, kita juga menjaga agar pemain tidak ada yang terkena cedera saat ini kita tidak punya materi yang cukup banyak,” tambahnya.