Sriwijaya FC akhirnya bertemu Persebaya United di babak 8 besar turnamen Piala Presiden 2015. Dalam drawing yang dilaksanakan di Royal Kuningan Hotel, Jumat (11/9) sore, 3 laga lainnya akan mempertemukan Arema Cronus menghadapi Bali United, kemudian Persib Bandung yang bersua Pusamania Borneo serta PSM Makassar dengan Mitra Kukar.

Fase perempat-final ini akan dilangsungkan dalam format dua leg, dengan pertemuan pertama dijadwalkan pada 19-20 September dan para runner grup akan bertindak sebagai tuan rumah terlebih dulu. Sementara duel kedua mentas sepekan setelahnya, 26-27 September.

Pelatih SFC, Beny Dollo menegaskan skuadnya siap menghadapi Persebaya di babak 8 besar dan optimis akan mampu lolos ke babak semifinal. “Sebelum drawing, kami sudah siap melawan siapapun. Bertemu Persebaya juga sebuah keuntungan karena saat pra musim QNB League tepatnya di turnamen SCM Cup kami sudah saling bertemu dan rasanya kekuatan mereka tidak akan jauh berubah,” ungkapnya saat dimintai komentar mengenai hasil undian.

Menurutnya, meskipun berstatus runner up grup A, namun Persebaya yang dilatih oleh Ibnu Graham tetap harus diwaspadai. “Kekuatannya merata dan banyak pemain bagus disana seperti Dutra, Evan Dimas atau Pedro Javier,” jelasnya. Nama terakhir sendiri memang di laga terakhir melawan Persiba Balikpapan (10/9) menunjukkan kualitasnya dengan mencetak 4 gol ke gawang Persiba Balikpapan dan memimpin top skor sementara Piala Presiden 2015 bersama Zulham Zamrun (Persib Bandung).

“Pedro memang kualitas yang bagus, namun dalam pandangan kami 4 gol yang dicetaknya tersebut juga hasil dari kelengahan pemain belakang lawannya. Tapi tentu saja itu merupakan evaluasi kami kedepan bagaimana cara mematikan pergerakannya,” ungkap eks pelatih timnas senior Indonesia ini.

Keyakinan yang sama juga disampaikan oleh striker SFC, Patrick Wanggai yang kini sudah mengemas 2 gol selama turnamen Piala Presiden. “Sejak awal kami sudah melawan siapa pun timnya di babak 8 besar. Memang benar bahwa tidak ada tim yang dapat diremehkan di babak ini, semuanya bagus, namun kami juga terus harus percaya dengan kekuatan sendiri. Sejauh ini seluruh pemain sudah bekerja keras dan tim lawan juga mesti waspada dengan SFC,” tegasnya.

Patrick pun mengatakan bahwa di dalam tim Persebaya juga terdapat nama-nama yang menurutnya akan mampu menebar ancaman nantinya. “Saya sangat respect dengan Otavia Dutra, mantan rekan setim saya di Persipura yang saya anggap merupakan salah satu bek terbaik di Indonesia dan tipikal pemain modern. Selain itu, darah muda seperti Ilham Udin atau Evan Dimas juga jangan diremehkan,” pesannya.(foto : ligaindonesia)