Meski kini sudah berseragam Arema Cronus di turnamen Piala Presiden 201, Lancine Kone mengaku masih memiliki keinginan untuk kembali ke Palembang. Menurut pemain asal Pantai Gading ini, dirinya memiliki beberapa kenangan indah yang masih terus diingatnya mengenai Palembang meski sekarang sudah tidak membela Sriwijaya FC lagi.

“Kalau banyak orang suka pempek, namun kalau berbicara mengenai Palembang saya sangat suka dengan es kacang merahnya. Nanti kalau ada kesempatan pasti saya ingin mencicipinya lagi,” ujar pemain yang mencetak 2 gol ke gawang SFC dalam laga kedua grup B Piala Presiden 2015, Sabtu (5/9) kemarin di stadion Kanjuruhan Malang.

Selain makanan khas, satu hal dari kota Palembang yang sangat diingatnya adalah kawasan Jakabaring Sport City. “Palembang punya salah satu fasilitas olahraga terbaik di Indonesia yaitu Jakabaring, jadi pasti akan selalu saya ingat. Tapi secara umum saya punya kenangan yang baik saat masih di SFC,” jelas pemain berkaki kidal ini.

Berbicara mengenai posisi yang kini dimainkannya di Arema Cronus, menurut Kone memang memiliki perbedaan ketimbang saat masih memperkuat SFC dulu. “Kalau di SFC, posisi saya sama seperti ketika di Persipura yakni sebagai striker. Namun tetap ada perbedaan, karena sewaktu di SFC saya diplot sebagai striker tunggal, sedangkan di Persipura ada penyerang lain yang mendampingi,” bebernya.

Namun dirinya tidak menampik bahwa posisi idealnya adalah bermain di belakang striker, seperti yang kini dimainkannya di Arema Cronus. “Posisi tersebut juga saya perankan saat pertama kali bermain di Indonesia bersama Putra Samarinda, tapi semuanya tergantung pelatih dan sesuai kebutuhan tim itu sendiri,” tambahnya.

Di ujung perbincangan, Kone sendiri menjelaskan dirinya tetap mendoakan agar SFC mampu lolos ke babak berikutnya seraya mengevaluasi penampilannya bersama Asri Akbar dll dulu. “Waktu di SFC, kami sudah memulai pra musim dengan sangat hasil yang memuaskan. Semuanya pun berlangsung dengan lancar, komunikasi antara pelatih, pemain dan manajemen juga baik, namun sayang di tengah perjalanan kami punya masalah dan segala sesuatunya berubah. Dan kami mengakhiri kompetisi dengan kurang baik, tapi sekarang fokus saya bersama Arema dan semoga di Piala Presiden ini mampu meraih prestasi maksimal,” pungkasnya.