BALI — Menurunkan banyak pemain pelapisnya, Sriwijaya FC harus mengakui keunggulan tim lokal Bali Pespa FC dengan skor tipis 0-1 dalam laga uji coba yang digelar di lapangan Perkanti Jimbaran, Rabu (15/2) sore. Di laga ini, pelatih laskar wong kito Widodo C Putro memang mengistirahatkan hampir seluruh pemain intinya dan memainkan para pemain yang belum mendapat kesempatan bermain di 2 laga awal turnamen Piala Presiden 2017.

“Laga uji coba ini memang sengaja kita lakukan agar para pemain yang belum mendapat kesempatan bermain tidak kehilangan sentuhannya. Tadi kita juga melihat banyak masukan berharga yang kita dapatkan, jadi kami tidak melihat hasil akhirnya karena ini merupakan bagian dari persiapan SFC menghadapi kompetisi Liga 1 mendatang,” ujarnya usai pertandingan.

Menurutnya, di laga ini para pemain mendapat sebuah pelajaran berharga bahwa persiapan untuk menghadapi sebuah laga bukanlah saat sudah memasuki lapangan, namun juga sebelumnya. “Bagaimana mereka harus mampu mengontrol permainan, mengatur tempo serta melakukan kreasi untuk menciptakan peluang,” tambahnya.

Di laga yang dimainkan selama 2 x 30 menit ini, pihaknya juga langsung memainkan 2 rekrutan anyarnya yakni Maldini Pali dan Indra Lesmana. Terkait kehadiran kedua pemain ini, eks asisten pelatih timnas ini menyebut bahwa kehadiran keduanya memang diharapkan mampu memperkuat SFC terutama guna melengkapi kuota pemain U22 nantinya.

“Kalau mengenai penampilannya tadi, tentu belum bisa diberikan penilaian karena mereka baru bergabung dan perlu adaptasi lagi. Tetapi setelah muncul regulasi U22 kebijakan transfer pemain memang diubah dan SFC fokus memperkuat sektor tersebut,” bebernya.

Di babak pertama, SFC sendiri menurunkan beberapa pemain yang belum pernah masuk ke dalam line up seperti penjaga gawang Sandy Firmansyah, Ahmad Maulana, M Ridwan, Reza Erlangga, Anis Nabar dan Rizky Dwi Ramadhana. Sementara di babak kedua, giliran Indra Permana, Dikri Yusron, Maldini Pali serta Indra Permana yang diberikan kesempatan bermain.

Pespa FC sendiri merupakan tim yang berasal dari Kabutapen Badung Bali dan mayoritas pemainnya merupakan anggota skuad Perseden Denpasar yang menjuarai kompetisi Liga Nusantara PSSI tahun 2016 lalu. (dedi)

Artikel Terkait